Thursday, 23 Nov 2017
Lintas Papua

KPU Papua Serahkan SK Bupati Terpilih ke DPRD  Jayapura

Komisioner KPU Papua, Beatrix Wanane, Ketika Menyerahkan SK Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Jayapura kepada Mathius Awoitauw dan Giri Wijayantoro. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) –  Lima hari setelah menetapkan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Terpilih melalui Rapat Pleno Penetapan pada Kamis (26/10) malam lalu sekitar pukul 19.00 WIT, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua selaku KPU Kabupaten Jayapura langsung menyerahkan hasilnya ke DPRD Kabupaten Jayapura untuk disahkan melalui sidang paripurna istimewa.

 

Berkas Surat Keputusan (SK) hasil penetapan tersebut, diserahkan Komisioner KPU Provinsi Papua Izak R. Hikoyabi, didampingi dua staf KPU Kabupaten Jayapura. Sementara dari pihak DPRD Kabupaten Jayapura diterima Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (30/10/2017) kemarin siang.

 

“Semua yang berkaitan dengan hasil keputusan KPU tentang penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, kita sudah serahkan semuanya ke DPRD untuk ditindaklanjuti,” ungkap Izak R. Hikoyabi, saat ditemui wartawan usai penyerahan berkas tersebut.

Berkas Surat Keputusan (SK) hasil penetapan tersebut, diserahkan Komisioner KPU Provinsi Papua Izak R. Hikoyabi, didampingi dua staf KPU Kabupaten Jayapura. Sementara dari pihak DPRD Kabupaten Jayapura diterima Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Senin (30/10/2017). (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)

Menurutnya, penyerahan ini sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang (UU) tentang Pemilu bahwa setelah KPU menetapkan bupati dan wakil bupati terpilih, maka KPU harus menyerahkan dokumen yang dilampirkan dengan surat pengantar kepada pimpinan DPRD.

 

“Kami tetapkan pada tanggal 26 Oktober 2017 lalu di Kantor KPU Provinsi Papua, dan hari ini (kemarin) secara resmi kami menyerahkan kepada pimpinan DPRD untuk disahkan melalui sidang paripurna istimewa. Supaya usulan guna proses pelantikan oleh Mendagri melalui Gubernur Papua nanti,” tuturnya.

Baca Juga :  Potensi Wisata Abesauw Teluk Youtefa Mulai Tertata Setelah Dibersihkan

 

Dengan selesainya penyerahan berkas penetapan bupati dan wakil bupati terpilih ke DPRD, kata Izak, maka seluruh tugas dan kewenangan KPU Papua selaku KPU Kabupaten Jayapura dari perintah Undang-Undang (UU) sebagai penyelenggara Pilkada Kabupaten Jayapura 2017 telah selesai.

“Sekarang menjadi tugas DPRD lagi untuk menindaklanjutinya melalui sidang paripurna istimewa untuk mengesahkan bupati dan wakil bupati terpilih,” tegasnya.

Suasana Penyerahan Dokumen Penertapan oleh Anggota Komisioner KPU Papua, Tarwinto. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

Semua dokumen yang sudah diserahkan KPU Papua selaku KPU Kabupaten Jayapura adalah hasil rekapitulasi pada tanggal 7 September 2017 lalu, kemudian hasil pleno tanggal 26 Oktober 2017 tentang surat keputusan (SK) KPU dan juga dilampiri dengan hasil rekapitulasi yang diperoleh serta ditetapkan per tanggal 7 September 2017 itu adalah hasil Pemilukada tanggal 15 Februari 2017 dan PSU tanggal 23 Agustus 2017.

 

“Jadi, hari ini (kemarin) secara resmi kami serahkan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti. Selanjutnya mekanisme ada di Eksekutif dan Legislatif yang berproses,” tukasnya.

 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw mengaku pihaknya telah menerima berkas SK penetapan bupati dan wakil bupati terpilih yang diserahkan oleh KPU Provinsi Papua selaku KPU Kabupaten Jayapura.

Baca Juga :  BTM  Lepas 44 Peserta Kontingen Raimuna Nasional  ke Jakarta

 

Selanjutnya, alat kelengkapan Dewan dalam hal ini Badan Musyawarah (Banmus) untuk mengadakan rapat, guna menjadwalkan pelaksanaan sidang paripurna istimewa penetapan bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Jayapura.

 

“Ya, sesudah penyerahan berkas SK penetapan ini, besok (hari ini) kami melaukan paripurna istimewa tepat pukul 10.00 WIT. Kemudian setelah paripurna kami akan mengusulkan ke Mendagri lewat Gubernur Papua,” akunya.

 

Pasca DPRD mengesahkan bupati dan wakil bupati terpilih nanti, maka tugas selanjutnya adalah menyampaikan atau mengantarkannya ke Pemkab Jayapura untuk dibawa ke Gubernur Papua. Selanjutnya Gubernur akan melaporkannya ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Setelah Mendagri menelitinya, maka akan dikeluarkan SK dan jadwal pelantikannya.

Untuk diketahui, KPU Provinsi Papua selaku KPU Kabupaten Jayapura menetapkan pasangan Mathius Awoitauw-Giri Wijayantoro (MARIO) sebagai bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Jayapura periode 2017-2022 melalui rapat pleno penetapan yang digelar di Kantor KPU Provinsi Papua, Jalan Soa Siu, Dok II Jayapura, Kamis (26/10) malam lalu. (Irf /Koran Harian Pagi Papua)