KPU Papua Persilahkan Jika Ada Gugatan Hukum ke PTUN

126
Anggota KPU Papua, Izak Hikoyabi (LintasPapua.com)
Komisioner KPU Papua, Izak Hikoyabi, saat memberikan keterangan pers. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua mengaku siap menjalani proses hukum yang bakal ditempuh oleh salah satu pasangan calon (Palson) peserta Pilkada jika tidak puas dengan hasil Pilkada Kabupaten Jayapura, termasuk langkah dari pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan dengan hasil Pilkada Kabupaten Jayapura yang akan melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Komisioner KPU Provinsi Papua, Izak R. Hikoyabi mengatakan, pihaknya akan menghargai setiap upaya warga negara untuk menempuh jalur hukum yang resmi. Menurutnya, setiap gugatan yang dilayangkan kepada KPU akan di respons sesuai perundang-undangan yang berlaku dalam Pemilu.

Kami hormati hak warga negara tersebut sejauh berkaitan dengan kerja-kerja KPU, ujar Izak R. Hikoyabi, kepada wartawan usai menyerahkan SK Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Jayapura periode 2017-2022 ke DPRD, Senin (30/10/2017) lalu.

Menurut Izak Hikoyabi, pihaknya sudah mengetahui rencana untuk menempuh jalur hukum tersebut.

“Ya, kami persilahkan, karena inikan negara hukum. Jadi, silahkan saja siapapun yang mau berproses, ya silahkan saja dengan menempuh jalur mana itu hak masing-masing. Kami ikuti aturan, setelah putusan MK itu harus kami tetapkan dan harus kami serahkan ke DPRD. Inilah mekanisme yang sudah diatur dalam Undang-Undang (UU), ungkapnya. (Irf /Koran Harian Pagi Papua)