Friday, 24 Nov 2017
Berita Kenambay Umbay

Gustaf Griapon : Pencetus Kampung Berbasis IT dan Buka  Akses Internet di 55 Kampung

Gustaf Griapon (baju batik tengah) bersama pimpinan kantor Dinas Informatika dan Komunikasi Kabupaten Jayapura. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Ujian Diklat PIM III Angkatan II Tahun 2017  melahirkan adanya berbagai inovasi – inovasi baru dari peserta, tidak ketinggalan Gustaf Griapon, salah satu peserta yang menjuarai dengan Inovasi Pembangunan Kampung Berbasis Informasi dan Teknologi, dengan jaringan internet di Kampung memakai Wajan Bolic di 5 Kampung menjadi 55 Kampung.

 

 

Salah satu penguji Ujian Diklat PIM.III, Dra. Sri Endah Martini, M.Ed., mengatakan bahwa Proyek perubahan ini merupakan proyek perubahan yang sangat inovatif dengan tingkat kompleksitasnya tinggi, dimana melibatkan banyak pemangku kepentingan dan dengan terimplementasinya proyek perubahan ini.

“Hal ini  terlihat sekali pemerintah berada di tengah-tengah masyarakat, dimana  pembangunan dimulai dari kampung-kampung,” ujar  Dra. Sri Endah Martini, M.Ed.., saat dikonfirmasi, Rabu (1/11/2017)

 

Dikatakan, bahwa target capaian yang dalam rancangan hanya 5 kampung, ternyata dalam  implementasinya adalah 55 kampung merupakan hal yg sangat diluar dugaan.

“Koordinasi dan kolaborasinya sangat cantik, sehingga Reformer dapat dengan mudah merangkul kampung – kampung tersebut. Luar biasa,” ucapnya.

Baca Juga :  Membangun Kabupaten Jayapura Butuh SDM Handal

Sementara itu, Gustaf Griapon mengakui, semua karena adanya dukungan pimpinan di instansinya serta berbagai stakeholder hingga kepala distrik dan kepala kampung serta berbagai elemen Relawan Teknologi dan Informasi serta rekan – rekan media.

“Terimakasih banyak atas semua dukungan hingga bisa terlaksana dengan baik dan kepada penguji juga disampaikan terimakasih,” kata Pria Kelahiran Genyem,  12 Januari 1982.

Sementara itu, Roberth Kromsian, Selaku Pengelola Admin Website Kampung di Kabupaten Jayapura ini, menyampaikan selamat atas juara satu dalam Inovasi Diklat PIM.III Angkatan Ke.II Tahun 2017 Untuk kabupaten Jayapura

 

“Ini tentunya menjadi kebanggaan, sebba Inovasi yang dihasilkan adalah Internet Mengunakan Wajan Bolic di 5 Kampung,  55 Kampung Mempunyai Website Kampung, Sosial Media Kampung dan lima Distrik punya website serta Website Kelurahan,” katannya.

Ditambahkan, bahkan aplikasi database Kampung Dengan Nama Sistim Informasi Kampung Kabupaten Jayapura.( SIKAPUR ) dan  setiap Kampung Mempunyai Email Kampung.

 

Sebagaimana diketahui, Gustaf Griapon, ST adalah staf pada Dinas Informatika dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Jayapura, Dengan menduduki jabatan Kepala Bidang Teknologi Informatika dan komunikasi dengan mengikuti Diklat pada proyek perubahan mengambil judul “Implementasi Proyek Perubahan Pembangunan Kampung Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi  di Kabupaten Jayapura”

Baca Juga :  Tuntut Ganti Rugi, Masyarakat Adat 4 Suku Siap Palang Bandara Sentani

Kabupaten Jayapura merupakan satu-satunya daerah di Provinsi Papua yang telah menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Bumi Kenambay Umbay sebagai kabupaten digital dalam rangka menciptakan e-Governement dalam tata kelola pemerintahan. (Eveerth Joumilena)

  • Sineri Berth

    Kampung Enggros di kota Jayapura juga ada tuuu….Wifi gratis untuk masyarakatnya….jadi jang talalu berbangga diri dulu laah….kam di kabupaten Jayapura…..yang jalan2 masih balobang banyak tuuuu….spt jalan dari kemiri ke depapre….dari doyo ke genyem,dll….. dan jalan2 kecil yg menjadi tanggungjawab PU kabupaten jpr…. internet sangat membantu….khususnya dlm mentransparansikan setiap program pemerintah kampung dan kabupaten….yg perlu di implementasikan…. dan laporan2 yg harus transparan ke masyarakat…… apakah sudah sejauh itu…. baru mulai saja su berbangga diri…. warga masyarakat ingin melihat laporan pembangunan yg transparan termasuk penggunaan anggarannya….slamat buat kampung yang telah juara…!!!