Bappenda Kabupaten Jayapura Gelar Rakornis Pengelolaan PAD

0
21
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Drs. Yerry F. Dien, M.Si, kini menjawab sebagai Pelaksana Tugas Harian (Plh) Bupati Kabupaten Jayapura. (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)

Plh Bupati  Jayapura Optimis Hingga Akhir Tahun 2017 Mampu Capai Target PAD 100 Persen

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Pendapatan Daerah, Selasa (31/10/2017) kemarin.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Jayapura, Drs. Yerry F. Dien, M.Si, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Denny Simbar dan Kepala Bappenda,  Theopilus H. Tegay, juga dihadiri para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pimpinan BUMN dan BUMD.

“Kami dalam hal ini Pemkab Jayapura optimis hingga akhir tahun 2017 ini mampu  mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah ditetapkan sebagai acuan untuk mencapai PAD tersebut, demikian arahan yang disampaikan Plh. Bupati Jayapura, Drs. Yerry F. Dien, M.Si, pada pembukaan Rakornis Pengelolaan PAD, Selasa (31/10/2017) kemarin.

Lebih lanjut Yerry menegaskan, bahwa berdasarkan komitmen yang telah dibuat ini maka setiap OPD wajib kerja secara maksimal. Supaya target yang di tetapkan dapat tercapai.

“Kami berharap agar ke depan OPD dapat menggali potensi PAD yang ada di darah ini. Sebab, hingga dengan saat ini masih banyak potensi PAD yang belum di garap atau di kelola dengan maksimal,”  harapnya.

Dirinya mengatakan, memperhatikan hasil laporan realisasi PAD sampai dengan tanggal 27 Oktober, maka PAD baru mencapai 72,93 persen dari target sebesar Rp. 101.749.244.700, yang ditetapkan untuk di capai pada tahun 2017 ini dan masih kurang sebesar Rp. 27.543.983.433.

Menurut Yerry, kekurangan PAD yang hendak di kejar untuk mencapai target tersebut, kemungkinan besar bisa di kejar karena masih tersisa tiga bulan lagi. Untuk itu, setiap OPD hendaknya bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab supaya betul-betul mencapai target PAD.

Senada dengan hal itu, Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Denny Simbar menjelaskan, bahwa secara keselurahan dari hasil evaluasi menyebutkan, jika akhir tahun pencapaian PAD dapat tercapai sesuai target bahkan melebihi target.

Memang ada sejumlah OPD dan BUMD yang belum mencapai target, dan di perkirakan hingga akhir tahun tidak bisa mencapai target. Kendati demikian, pihak OPD dan BUMD tetap akan berupaya menggali potensi hingga akhir tahun 2017 nanti,” tegasnya.

Selain itu Denny menambahkan, walau ada OPD yang tidak botensial menghasilkan PAD, namun kekurangan tersebut akan di isi dari PAD yang bersumber dari OPD lain. Sehingga secara keseluruhan PAD Kabupaten Jayapura dapat tercapai sesuai target.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Theopilus H. Tegai mengimbau kepada semua OPD di lingkup Pemerintah Kabupten Jayapura, supaya dapat berinovasi mengelola sumber-sumber PAD yang ada.

Dengan demikian target PAD yang di tetapkan untuk tahun 2017 kurang lebih sebesar Rp 100 miliar lebih dapat tercapai. Pria yang akrab disapa Theo ini menyebutkan, banyak sumber-sumber PAD potensial di Kabupaten Jayapura hanya saja perlu keseriusan dari OPD tekhnis untuk mengelola menjadi PAD.

“Kami dari Bappenda memperkirakan jika target PAD untuk tahun 2018 mendatang akan meningkat lagi. Untuk itu, setiap OPD dari sekarang harus bersiap diri dengan kreativitas dan inovasi baru menciptakan sumber-sumber PAD yang ada di daerah ini, imbuhnya. (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)