3 OPD dan 2 BUMD Dinilai Belum Penuhi  Target PAD

0
6
Keindahan Tanjung Tanah Merah, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, dari kejahuan yang menjadi destinassi wisata yang harus dijaga dan dilestarikan.. (Eveerth Joumilena /LintasPapua)
Keindahan Tanjung Tanah Merah, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, dari kejahuan yang menjadi destinassi wisata yang harus dijaga dan dilestarikan.. (Eveerth Joumilena /LintasPapua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura, dipastikan hingga akhir tahun 2017 nanti tidak mampu mencapai target pendapatan asli daerah (PAD).

Tiga OPD itu adalah Dinas Perindag, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Setda Kabupaten Jayapura. Sedangkan untuk dua BUMD adalah Perusahaan Daerah (Perusda) Baniyau dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura.

Namun ke depan dapat diupayakan supaya semua OPD dan BUMD itu dapat mencapai target PAD. Sebab, jika tidak akan dilakukan stressing seperlunya oleh TPAD guna melakukan evaluasi, kata Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Jayapura, Denny Simbar.,  usai memimpin rapat koordinasi teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Gunung Merah, Selasa (31/10/2017) kemarin.

Denny mengatakan, ketidakcapaian target PAD dari OPD dan BUMD ini di sebabkan oleh sejumlah faktor tekhnis yang tidak sepenuhnya mampu memberikan PAD.

Ada sejumlah faktor teknis yang dialami oleh OPD dan BUMD dalam memberikan atau mencapai PAD, tukasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jayapura, Dra. Hanna Hikoyabi menegaskan, bahwa Organisas Perangkat Daerah (OPD) yang tidak mencapai target tahun 2017 ini maka ke depan akan di evaluasi.

“Kita semua harus berusaha dengan mengembangkan kreativitas dan inovatif untuk menggali sumber-sumber PAD. Kita harus merubah kebiasaan yang hanya berharap pada APBD dan sumber-sumber pembiayaan daerah, tetapi juga mampu menciptakan PAD,” tegasnya.

Ilustrasi Suasana Pembukaan Festival Ajau Sentani-Phuyakha Tahun 2017, di Kampung Ifar Besar-Jembatan Kuning (Jeku), Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. (Irfan)

Selain itu, Hanna yang juga anggota TAPD ini menambahkan, bahwa tim TPAD tentu akan melihat dan menilai OPD-OPD yang telah bekerja secara maksimal dan mencapai target PAD akan di berikan reward sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang di capainya, yakni mampu penuhi target PAD bahkan ada yang over target.

OPD yang telah over target PAD, maka kelebihan PAD nya akan digunakan untuk menutupi kekurangan PAD dari OPD yang tidak mampu mencapai target tersebut. Supaya secara keseluruhan PAD Kabupaten Jayapura tahun 2017 yang ditargetkan kurang lebih sebesar Rp 100 miliar itu dapat tercapai, pungkasnya. (Irfan  /Koran Harian Pagi Papua)