Menko PMK Saksikan Deklarasi Damai Pemuda Lintas Agama di Merauke

0
7
Deklarasi Pemuda Antar Umat Beragama di Merauke. (istimewa)
Deklarasi Pemuda Antar Umat Beragama di Merauke. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –   Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kabupaten Merauke, Papua, Menko PMK sempat menyaksikan deklarasi damai pemuda antar umat beragama di GOR Hiad Sai Trikora. Menko PMK menegaskan, kemajemukan Indonesia merupakan anugerah dari Tuhan.

 

Lima pemuda antar umat beragama membacakan deklarasi damai dihadapan Menko PMK Puan Maharani yang dalam kesempatan itu didampingi, Menkes Nila Moeloek, Menteri PPA Yohana Yambisey, Kepala BNPB Willem Rampangilei, Danjen Kopassus Mayjen TNI Matsuni serta Bupati Merauke Fredericus Gebze.

 

Setelah membacakan deklarasi tersebut, Menko PMK bersama Bupati Merauke ikut naik ke panggung untuk menyaksikan penandatangan deklarasi pemuda antar umat beragama se-Merauke.

Pembacaan dan penandatanganan tersebut berlangsung disela-sela acara Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci Lintas Agama yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Saya mengapresiasi atas terselenggaranya pembacaan kitab suci oleh para pemuda lintas agama, semoga kegiatan ini dapat memperteguh persatuan dan kesatuan Indonesia,” ujarnya.

Apalagi menurutnya, acara ini berbarengan dengan peringatan Sumpah Pemuda.

Dijelaskannya kemudian, Indonesia memiliki lebih dari 714 suku bangsa dengan 1.100 bahasa yang berbeda dan berada di lebih dari 17.000 pulau. Agama-agama besar dunia juga terdapat di Indonesia, Islam, Katolik, Hindu, dan Budha.

“Kita Tidak Sama, tetapi Kita Kerja Bersama dalam membangun Indonesia sebagai rumah bersama yang sejahtera, berkemajuan dan berkebudayaan,” katanya lagi.

Acara ini juga diisi dengan pembacaan kitab suci dari lintas agama. Menurut Menko PMK, pembacaan kitab suci oleh para pemuda lintas agama, merupakan upaya membangun saling percaya, saling memahami, dan saling membangun kehidupan bermasyarakat yang berbhineka tunggal ika berlandaskan Pancasila.

“Marilah kita menyadari, meyakini, dan menyampaikan kepada lingkungan terkecil kita, mulai dari anggota keluarga, tetangga, masyarakat bahwa kemajemukan merupakan anugerah Tuhan bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya.

 

Pada kesempatan itu pula, Menko PMK sempat memberikan quiz bagi mereka yang mampu menghafal Pancasila.

Dua pemuda yang beruntung mendapatkan latptop dari Menko PMK adalah Maria Magdalena, Mahasiswi Universitas Negeri Musamus serta Aluya Mustofa, siswi SMAN 2 Merauke. (*)