Road to Asean Games 2018, Kejurnas Wushu Berakhir

0
147

JAKARTA (LINTAS PAPUA) – Kejuaraan nasional wushu 2017 Road To Asean  Games 2018  yang diikuti 540 pewushu dari 19 Provinsi dan 50 sasana yang berlangsung digelar di Mahaka Square,  Jakarta, 26-29 Oktober 2017 telah resmi berakhir di Sport Mall Britama Arena, Jakarta Utara Minggu (29/10/2017) kemarin.

Dari Kejurnas wushu 2017 tersebut medali terbanyak dan di peroleh oleh dan tidak terkalahkan yakni tim pelatnas dengan perolehan 14 medali emas dan 3 medali perak wushu sanda. Ranking kedua di tempati oleh dari Provinsi Jawa Tengah dengan perolehan 5 emas, 6 perak dan 9 perunggu. Untuk posisi ketiga diraih oleh Sumetera Barat dengan perolehan 4 medali emas, 5 perak dan 7 perunggu.

Ketua Umum (PB WI) Indonesia Airlangga Hartato,dengan resmi menutup acara Road To Sea Games 2018. Dalam arahan yang di sampaikan Airlangga Hartato mengatakan, pada intinya kami berterimakasih kepada semua daerah yang sudah datang untuk turut mengambil bagian dalam kejuaraan kali ini.

Kami berterimkasih kepada panitia yang sudah bekerja maksimal  dalam menyiapkan kejuaraan ini Road To Asean Games  2018. “Panitia yang bekerja sekarang ini di bandingkan dengan Sea Games kemarin di bandingkan lebih baik walaupun kita masih perlu tingkatkan lagi,” ujarnya di Sport Mall Britama Arena, Jakarta Utara Minggu (29/10/2017)  kemarin.

Dengan kejurnas ini yang di ikuti oleh 540 atlit kami rasa ini sudah sangat luar biasa dan ada juga 50 kejuruan sasan dalam test ivent ini perlu kita apresiasi. Kami juga mengucapkan selamat juga kepada pelatnas yang sudah meraih juara umum dalam kejurnas ini.

Kemudian dengan kejurnas ini di harapkan agar semua para atlit, untuk tetap berlatih dengan giat dan serius untuk menghadapi kejuaraan nasional berikutnya.  Yang akan di gelar 28 Maret- 3 April 2018 Kejurnas wushu junior dan senior di D.I.Y Yogyakarta memperebutkan piala Hamengkubuwono ke X. “Bagi orang tua bagi kejuruan dan seluruh peserta untuk berlatih lagi menuju kejurnas berikut yang akan di selenggarakan,” ucapnya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)