Thursday, 23 Nov 2017
Olahraga

Persipura Kupas Hancurkan Singo Edan Arema FC, Tanpa Ampun Injak 3 – 1

 

Pemain Muda Persipura, Oswaldo Haay berusaha melewati hadangan pemain belang Arema FC di stadion Mandala Minggu (29/10/2017) kemarin. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Ribuan pendukung Persipura yang memadati stadion Mandala akhirnya meninggalkan stadion dengan perasaan lega. Setelah tim kesayangannya menang atas Arema FC 3-1 pada pecan ke 32 Liga I Gojek Traveloka di stadion Mandala, Minggu (29/10/2017) kemarin.

Kemenangan yang sangat berarti bagi pasukan Wanderley JR ini di peroleh melalui pertandingan yang berlangsung dramatis. Dalam waktu sepeluh menit terakhir Persipura berhasil mencetakt tiga gol.

Sempat tertinggal di babak I, membuat Persipura hampir gagal meraih tiga poin di kandang sendiri. Pelanggaran yang dilakukan striker Addison Alves membuat wasit Alireza Faghani asal Iran memberikan hadiah penalti untuk Arema. Legiun asing Ahmed Atayem yang bertindak sebagai algojo sukses menceploskan bola ke gawang Yoo Jae Hoon. Hingga turun minum skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Arema.

Memasuki babak kedua, Giliran Persipura mendapat hadiah finalti pada menit 51. Feri Pahabol harus dilanggar Utam Rusdiana di dalam kotak penalti menyusul serangan yang bertubi – tubi dibangun oleh pemain Persipura.. Namun sayang, tendangan penalti kapten Boaz Solossa membentur mistar gawang.

Seakan penasaran, Boaz memperlihatkan skill individualnya. Dia berupaya menyusup ke lini pertahanan Arema dan melepaskan tendangan keras, namun masih bisa ditepis Utam dan hanya menghasilkan tendangan pojok untuk Persipura.

Tim Persipura Jayapura, sebelum laga menghadapi tim tamu Arema FC di Lapangan Mandala. (ISTIMEWA)

Persipura baru bisa membalas gol dari Arema menit 83. Petaka bagi Arema terjadi setelah Bagas Adi Nugroho melakukan gol bunuh diri. Tendangan keras Boaz dari sisi kanan mengenai kaki Bagas dan bola mulusmasuk ke gawang Arema.

Stadion Mandala bergemuruh di menit 88. Sundulan Marinus Wanewar bersarang di gawang Arema sebagai klimaks gelombang serangan anak-anak mutiara    hitam Persipura. Skor berubah 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Baca Juga :  Persipura Jalani Latihan di Batu Malang

Tiga menit tambahan waktu dimanfaatkan dengan baik oleh Persipura.Pemain-pemain Persipura semakin menggila dengan permainan cepat dari  kaki  ke kaki.

Arema yang yang mencoba memasukkan Cristian Gonzales makin sulit mengembangkan permainan.

Osvaldo Haay melengkapi kemenangan Persipura pada injury time dengan gol yang cukup cantik. Skor 3-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang babak kedua berakhir.

“Pertama, kita berterimakasih kepada Tuhan. Meski di babak pertama kita buat kesalahan dan kita harus terima,” kata Pelatih Persipura Wanderley Junior,  kepada wartawan saat jumpa pers usai pertadingan.

“Tapi saya bangga kepada pemain, karena mereka bisa membalas dengan motivasi tinggi. Usaha mereka maksimal dan mereka tahu apa yang kita mau dan kita berhasil menang. Feri Pahabol pemain penting pada pertandingan ini.” Tambah pelatih asal Brasil ini.

Boaz Solossa, dalam aksinya dilapangan Mandala, sebagai Kapten Persipura yang membuka semangat Tim Mutiara Hitam di menit ke 83. (ISTIMEWA)

Persipura yang sejak awal laga wajib untuk meraih poin penuh demi menjaga peluang finis di 3 besar, justru dibuat frustasi oleh Arema hingga menit ke-83. Pasalnya, Arema unggul duluan di babak pertama melalui gol Penalti yang dicetak Ahmad Atayew. Persipura sebenarnya nyaris menyamakan kedudukan juga melalui titik putih, namun eksekusi Boaz hanya mengenai mistar gawang saja.

Keunggulan tersebut membuat Arema sedikit bernafas lega dan memaksa Persipura untuk bermain habis-habisan. Keajaiban pun tiba dimenit ke-83, lewat sontekan Boaz yang menyentuh pemain belakang Arema. Suasana semakin riuh bergemuruh, setelah Persipura kembali menambah pundi golnya dimenit ke-88 melalui Marinus Wanewar dan menit ke-92 yang dibuat Osvaldo Haay.

Baca Juga :  Nando Fairyo Tekankan Pelatih dan Pemain Persipura Adalah Bintang

Laga yang berakhir dramatis untuk kemenangan Persipura itu, membuat tim Singo Edan julukan Arema terpaksa gagal membawa pulang poin yang secara logika sudah di depan mata.

Pelatih Persipura Wanderley Junior lantas mengungkapkan kebahagiaannya usai timnya berhasil menang dan meruntuhkan kemustahilan. “Pertama, kita berterima kasih kepada Tuhan, meski di babak pertama kita buat kesalahan dan kita harus terima. Tapi saya bangga kepada pemain kami karena mereka bisa membalas dengan motivasi tinggi. Usaha mereka maksimal dan mereka tahu apa yang kita mau dan kita berhasil menang,” ungkapnya kepada wartawan.

Aksi pemain Persipura saat berhadapan pemain Arema FC. (istimewa)

Wanderley mengakui, ketika timnya tertinggal satu gol dengan waktu yang cukup lama, dirinya tidak melakukan perubahan taktik dan tetap meminta para pemain untuk bermain seperti biasanya. Wanderley hanya melakukan pergantian pemain dan menempatkan Osvaldo bermain di tengah menggantikan Addison Alves.

Susunan Pemain:

Persipura: Yoo Jae Hoon, Ricardo Salampessy, Yustinus Pae, Ruben Karel Sanadi, Yohanis Tjoe, Osvaldo Haay, Nelson Alom, Yan Pietr Nasadi (Johanes Wanggai 46’), Prisca Womsiwor (Marinus Mariyanto Wanewar 69’), Boaz Solossa, Addison Alves de Oliviera (Ferinando Pahabol 46’).

Arema FC: Utam Rusdiana, Marko Markus Kabiay, Ahmet Atayew, Bagas Adi Nugroho, Arthur Cunha (Muhammad Rafli 40′), Mochammad Junda Irawan, Hanid Sjahbandi, Ferry A Saragih, Ahmad Bustomi, Esteban Vizcarra (Dendi Santoso 76’), Dedik Setiawan (Cristian Gonzales 82’). (mas / Koran Harian Pagi Papua)