City Team Jayapura Gelar TOT Jangkau Pemimpin Kristen

0
5
Peserta TOT saat foto bersama usai kegiatan di salah satu hotel di Abepura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)
Ketua City Team Kota Jayapura, Charles Membilong, S.IP, M.AP. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, serta mencetak para pemimpin yang berpengaruh sebagai pengambil kebijakan, kelompok City Team Kota Jayapura yang tergabung dalam Leader Impact Papua atau pemimpin yang berpengaruh di Papua, bekerja bersama Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) Perwakilan Jayapura menggelar Training of Trainers (TOT) City Team, bertempat di Hotel Grand Talent Kotaraja, Jayapura, Sabtu (28/10/2017).

 

Adapun kegiatan ini merupakan tindak lanjut setelah dilaksanakannya kegiatan Leader Impact Movement III sejak 24 sampai dengan 25 Oktober 2017, di Hotel Grand Talent Kotaraja. Dan peserta TOT kali ini ialah para pelatih yang berasal dari City Team Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supiori, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mamberamo Raya dan Kabupaten Tolikara, terdiri dari akademisi, professional dan juga mahasiswa.

 

Ketua City Team Kota Jayapura, Charles Membilong, S.IP, M.AP., mengatakan pada kegiatan TOT ini, pihaknya fokus untuk melatih para pelatih yang telah disiapkan untuk menggerakkan kerohanian Kristen di setiap kabupaten dan kota yang ada di Papua bahkan Papua Barat.

 

“Tim-tim ini secara khusus mempunyai visi yang sama untuk membangun gerakan pelayanan Kristen di 28 kabupaten dan 1 kota yang ada di Papua, guna menjangkau para pemimpin-pemimpin Kristen, sebagai orang yang berpengaruh atau pengambil kebijakan dan sebagai barometer seluruh pergerakan kehidupan di Papua,” ucap Charles kepada wartawan Harian Pagi Papua,  disela-sela kegiatan berlangsung di Hotel Grand Talent Kotaraja, Sabtu (28/10/2017).

 

Charles menjelaskan,  tujuan atau visi yang ingin dicapai oleh Leader Impact Papua beserta setiap City Team yang ada, ialah ingin menjangkau para pemimpin Kristen yang memberi dampak ataupun pengaruh di keluarganya, wilayah, pendidikan, pembangunan, bisnis, pemerintahan, dan kesenian di daerah yang dipimpinnya.

Peserta TOT saat foto bersama usai kegiatan di salah satu hotel di Abepura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)

“Jika ia atau pemimpin benar-benar menangkap visi Kristus dan pelayanan, pasti semua pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Untuk itu kami harapkan setelah pelatihan ini, rekan-rekan pelatih yang diutus dari berbagai daerah ini dapat melanjutkan kegiatan yang sama seperti ini dengan membentuk beberapa kelompok yang berdoa terus menerus mengharapkan perubahan bagi kotanya,” pungkasnya.

 

Kemudian lanjutnya, pihaknya akan terus melakukan kegiatan tersebut di beberapa daerah, demi membangun gerakan pelayanan Kristen di tanah Papua, sampai Papua menjadi berkat bagi semua orang.

 

Dikatakannya, sudah menjadi agenda Leader Impact Papua, LPMI Perwakilan Jayapura bersama perwakilan City Team di Papua untuk menjangkau seluruh Papua dan Papua Barat seperti yang telah terlibat yakni Sorong dan Manokwari.

 

“Kami punya kerinduan agar para pemimpin Papua bisa memiliki visi pelayanan yang sama dengan visi Kristus. Dan kegiatan ini sebenarnya terselenggara dengan iman, yaitu bagaimana kita terbeban untuk melayani Tuhan dimana saja kita berada,” ucapnya.

Suasana TOT di hotel grand talent. (Elsye Sanyi)

Sebagai Aparatur Sipil Negara, Charles melihat visi tersebut sangat baik untuk bagaimana membuat suatu perubahan di kota asalnya, yaitu Kota Jayapura. Sehingga dirinya berani bergabung bersama dengan rekan-rekan lainnya yang memiliki visi yang sama.

 

Sementara itu, materi yang di diskusikan pada TOT itu, antara lain Bagaimana Menjangkau Pemimpin oleh perwakilan Rektor Uncen, Bagian Keuangan, Mengapa Harus Pemimpin oleh Sekretaris Daerah Lanny Jaya, Bagaimana memulai Start-up oleh Ketua LPMI Perwakilan Jayapura, serta Pemimpin Yang Berkelanjutan oleh Daniel Sukan dan Bagaiman Membuat Perencanaan Untuk Merebut Kota Beserta Action Plan-nya oleh Ketua City Team Kota Jayapura. (Elsye Sanyi / Koran Harian Pagi Papua)