23 Dokter Umum Lulusan Uncen Dilantik dan Diambil Sumpah Janji

0
141
Rektor Universitas Cenderawasih, Dr Ir Apolo Safanpo, ST, MT., saat menyampaikan sambutannya. (Fransisca /LintasPapua.com))

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Sebanyak 23 Dokter Umum Luusan Universitas Cenderawasih ((Uncen) mengambil sumpah atau janji dan pelantikan dokter umum lulusan ke XIX di hadapan Sidang Senat Terbuka Fakultas Kedokteran Uncen, di Auditorium Uncen, Jumat (27/10/2017).

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih,   Dr. Therajanus Jembise, S.Pd, mengataan, bahwa  pendidikan dokter itu pendidikan yang sangat panjang perjalanannya, memakan banyak waktu untuk belajar, ini tidak mudah karena pendidikan dokter bukan berbasis teori tetapi berbasis praktikum dan praktek.

“Jadi saya mengucapkan selamat bagi 23 orang yang dilantik menjadi dokter. Memang banyak orang bertanya kenapa masalah kesehatan di tanah Papua menjadi masalah yang utama? Fakultas kedokteran Universitas Cendrawasih satu-satunya fakultas kedokteran di Provinsi Papua dan di wilayah timur,” ujar Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih,   Dr. Therajanus Jembise, S.Pd, , dalam smabutannya.

Dikatakan, bahwa  Fakultas Kedokteran Uncen  berdiri selama 15 tahun untuk menjawab pertanyaan utama mengenai kesehatan, pendidikan kedokteran harus di jamin mutu, input kualiti harus tetap terjaga, kita mengeluarkan lulusan dokter yang dapat di pertangungjawabkan karena menjangkau bantuan pelayanan kesehatan di gunung, di pantai,  dimana saja di Papua, menciptakan rasa cinta pada tanah Papua.

Suasana Pengambilan Sumpah dan Janji disertai pemakaian seragam dokter. (Fransisca / LintasPapua.com)

Sementara itu, Rektor Universitas Cenderawasih, Dr Ir Apolo Safanpo, ST, MT., mengatakan, bahwa  dari waktu ke waktu Universitas Cenderawasih terus meningkatkan mutu dan pelayanan bidang pendidikan.

“Fakultas Kedokteran sendiri sudah meluluskan 350 dokter yang sedang berkarya di tanah Papua atau bahkan sedang melanjutkan pendidikan. Bila seseorang lulus dari kedokteran, maka gelarnya adalah Sarjana kedokteran,” jelasnya.

 

Dikatakan, seorang dokter harus menempuh program profesi selama dua tahun  untuk mendapatkan lisensi atau ijin praktek dokter, oleh karena kita melantik 23 dokter yang di bimbing para tenaga profesional, saya mengucapkan terimakasih dan selamat.

“Untuk para orang tua saya ucapkan terimakasih mempercayakan anak bapak ibu belajar di Universitas Cenderawasih dan untuk para dokter saya ucapkan selamat mengabdi untuk tanah Papua,” tandasnya.

Sementara itu, Mewakili dokter yang di lantik, Dr. Denny Hori Prodigy Saukoly menyampaikan, pesan dan kesannya, bahwa para dokter sangat menyadari ingin merajut mimpi dan cita cita.

“Namun kami bingung, sering kali kami putus asa, dosen, guru guru kami yang sungguh luar biasa membantu, juga memberikan kami ilmu, sehingga dapat merajut jas dokter yang indah ini, bangsa yang besar mengenang jasa para pahlawan, Bapak Dekan, staf, dosen, direktur rumah sakit, bidan, perawat, apoteker, petugas kebersihan, para pasien, kalian semua adalah pahlawan kami,” ucapnya.

Suasana Pengambilan Sumpah dan Janji serta Pelantikan Dokter Umum Lulusan Faked Uncen. (Fransisca/LintasPapua.com)

Dikatakan, , tidak akan terlupakan, terimakasih untuk ilmu yang sudah di ajarkan, terimakasih untuk lingkungan yang harmonis di ciptakan, ilmu yang di curahkan akan menjadi ladang yang akan ditanam dengan tanggungjawab sebagai dokter, mohon maaf atas kesalahan para dokter juga jika banyak salah. (Fransisca /LintasPapua.com)