Aktivis Papua Bantu Penggalangan Dana Pembangunan GKI Bethesda Puay

0
46
Suasana saat penyerahan dana hasil aksi penggalangan dana kepada Gereja dan gereja lanjutkan kepada Panitia Pembangunan di Kampung Puay. (Eveerth / LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja GKI Bethesda Puay, Frangklin E. Wahey, S.Sos, MKP., mengatakan, bahwa penggalangan dana yang dilakukan dengan mengundang sejumlah aktivis adalah dalam rangka HUT GKI ke – 61 tahun.

 

“Sekaligus kami undang untuk berkenan hadir dalam kegiatan penggalangan dana bagi pembangunan gedung gereja,” kata Frangklin Wahey, di Puay, Kamis (26/10/2017).

 

 

 

Dalam acara pembukaan yang berlangsung di Kampung Puay, langsung dipimpin aksi penggalangan Dana oleh Max Olua, selaku Ketua KNPI Papua, yang juga ikut menyumbangkan Rp. 10 juta sebagai dana stimulant awal bagi sejumlah aktivis yang hadir.

 

“Saya mengajak kita untuk memberikan yang terbaik bagi pembangunan rumah Tuhan, maka saya memberikan Rp 10 juta dan langsung diberikan kepada ketua panitia,” kata Max Olua, yang langsung memandu acara tersebut.

Max Olua , saat memimpin jalannya aksi penggalangan dana. (Eveerth /LintasPapua.com)

Berbagai sumbangan terus ditawarkan kepada aktivis dan masyarakat yang hadir  dan dari hasil sumbangan mencapai Rp.150 juta lebih dan sejumlah batu tela dan pasir yang telah  menjadi janji iman untuk nantinya disumbangkan.

 

“Ada sejumlah janji iman yang disampaikan, sehingga mari kita siap tepati hari ini atau besok, tetapi jangan sampai tahun depan,” pesannya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Panitia Pembangunan Gereja, Renaldy Tokoro, ST., bertugas mencatat sejumlah uang yang disumbangkan dan janji iman yang disampaikan untuk membantu pembangunan  gereja.

 

“Saya sendiri atas nama pribadi memberikan Rp. 10 juta dan batu batu tela untuk pembangunan rumah Tuhan,” kata Renaldy Tokoro.

Acara diakhiri dengan penyerahan total dana dan sumbangan dari Max Olua kepada pihak gereja, yang diwaliki Ibu Pdt. Yemima Deda, S.Si., selanjutnya diserahkan kepada panitia pembangunan.

Sejumlah Pemuda dan Masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua)

Terlihat dalam aksi ini, disebut dengan istilah makan sumbang, sehingga masyarakat Kampung Puay menyediakan sejumlah banyak makanan khas keladi dan Papeda Ikan Gabus, hingga menyediakan kelapa dan pisang serta sagu untuk dibawa pulang bagi aktivis dan masyarakat yang hadir.

Seorang Pemudi Papua, Kaka Abina, sedang menyampaikan sumbangannya bersama sejumlah pemuda dalam aksi penggalangan di Kampung Puay. (Eveerth Joumilena /Koran Harian Pagi Papua))

Mengakhiri kegiatan, Kepala Suku Helay, Enos Wallo Wahey, yang juga Arorle Khabang (Pesuruh Besar) menyampaikan, terimakasih atas kedatangan dan dukungan serta sumbangan bagi pembangunan gereja.

“Kami terharu dan sedih dengan melihat sumbangan yang besar serta antusias hingga mencapai jumlah yang besar, kami hanya berdoa biar semua aktivitas kerja diberkati Tuhan senantiasa, apalagi datang dari jauh untuk membantu kami, sekali lagi terimakasih banyak,” katanya.

Informasi yang diterima untuk semua Jumlah yang terkumpul adalah Rp.  150. 750.000. dengan semen : 300 sak dan Pasir 8 ret serta batu tela sebanyak  4.300 batu, semuanya akan menjadi sumbangan bagi pembangunan gedung gereja GKI Bethsda Kampung Puay, sementara  jumlah yang hadir dari berbagai latar belakang sebanyak 123 OKP dan Ormas Kristen dan Islam se –  Provinsi Papua. (Eveerth Joumilena))