Warga Ambai Hidup Tanpa Listrik dan Air Bersih

John Wempi Wetipo, saat berada dengan masyarakat di Kampung Ambai. (istimewa)

SERUI (LINTAS PAPUA) – Kurang lebih sejak Indonesia merdeka 1945 hingga 2017 ini, masyarakat delapan kampung di Distrik Ambai Kabupaten Kepulauan Yapen tidak menikmati lampu listrik dari Perusahan Listrik Negara (PLN).

“Sejak Indonesia merdaka hingga saat ini, kita tidak ada aliran listrik,” tutur Salmon Numberi tokoh adat Kampung Ambai kepada calon Gubernur John Wempi Wetipo saat mengunjungi Kampung Ambai, Sabtu (21/10/2017).

Menurut Salmon,  selama bertahun-tahun warga hanya gunakan penerAngan lampu petromax dengan bahan bakar minyak tanah, lampu bantuan genset bahan bakar bensir dan solarcell bantuan cahaya matahari.

“Bartahun-tahun warga yang 95 nelayan ini harus mengocek uang banyak untuk membeli bahan bakar selain untuk bahan baku transportasi juga untuk bahan baku genset untuk penerengan,” ungkap mantan Kades Ambai ini.

Lanjut Salmon, waktu tahun 2002 lalu, Dinas Pertambangan Provinsi Papua memasang jaringan arus listrik dan mensin diselnya, namun hingga kini tidak digunakan hingga sekarang.

“Dulu mereka datang pasang aliran listrik dan  mesin Diesel, tapi tidak digunakan hingga sekarang,”ungkapnya lagi.

Akibatnya harapan warga ambia untuk bisa menikmati alirian listrik pupus, warga kembali hidup dalam kegelapan sampai saat ini, kalo mereka yang berpengasilan lebih yang bisa nikmati terang lampu genset.

Mendengar kondisi ini calon Gubernur Papua John Wempi Wetipo (JWW)  mengaku prihatin dengan apa yang dialami oleh warga delapan Kampung di Distrik  Ambai.

John Wempi Wetipo di Kampung Ambai. Kurang lebih sejak Indonesia merdeka 1945 hingga 2017 ini, masyarakat delapan kampung di Distrik Ambai Kabupaten Kepulauan Yapen tidak menikmati lampu listrik dari Perusahan Listrik Negara (PLN).

Bagi Wempi Wetipo, kondisi ini cukup memprihatinkan, pasalnya akses transportasi dari ibu kota Yapen ke Distrik Ambai sangat dengan hanya 30 menit dengan speadbout.

“Saya prihatin, masa akses yang begitu dekat dengan kota Yapen, kok bisa masyarakat Ambai, tidak bisa nikmati listrik,”tutur Wempi Wetipo.

Untuk itu Wempi Wetipo berkomitmen jika dirinya dipercaya pimpin Papua apa yang menjadi keingin warga ambai ini akan ia wujudkan, termasuk kebutuhan lain, seperti rumah layak huni dan sarana transportasi yang memadai. (*)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...