Sambut PON XX 2020, Disorda Papua Latih  25 Wasit/Juri

0
49
Kadisorda Papua Saat menyamatkan tanda peserta bagi peserta pelatihan wasit/juri bagi perwakilan cabor di hotel sahid Minggu (22/10/2017) kemarin. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)
Suasana Pembukaan Pelatihan Wasit/ Juri tingkat Provinsi Papua, bagi para Ketua Pengprov Cabang Olahraga Karate, Tinju, Takewondo, dan Tarung Drajat yang berlangsung dari tanggal 22-27 Oktober di Sahid Hotel Jayapura Minggu (22/10/2017) kemarin. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA ) –  Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua,  DR Yusuf Yambe Yabdi ST, MT , mewakili Gubernur Papua Lukas Enembe secara resmi membuka Pelatihan Wasit/ Juri tingkat Provinsi Papua, bagi para Ketua Pengprov Cabang Olahraga Karate, Tinju, Takewondo, dan Tarung Drajat yang berlangsung dari tanggal 22-27 Oktober di Sahid Hotel Jayapura Minggu (22/10/2017) kemarin.

Ketua Panitia, Izak Haurissa.,  S.Sos.,   mengatakan  pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi wasit/juri yang nantinya akan bertugas pada Pekan  Olaharag Pelajar Nasional (POPNAS) ke XV 2019  dan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX 2020  sehingga mengetahui hasil dan dampak olahraga bagi pengembangan olahraga selanjutnya.

“Peserta pelatihan Wasit/Juri berjumlah 100 orang, cabor karate 25 orang, cabor takwondo 25 orang, tinju 25 orang, tarung drajat 25 orang. Narasumber terdiri dari 4 orang dari masing-masing cabor pusat dan daerah. 2 orang dari Disorda Papua,” jelas Izak Haurissa, dalam sambutannya.

Dijelaskan, bahwa pelatihan ini dimaksudkan juga mendukung program Gubernur Papua dalam menyiapkan SDM pertandingan penyelenggaraan POPNAS XV 2019 dan PON 2020.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua, DR. Yusuf Yambe Yabdi, ST, MT.,  dalam sambutannya mewakili Gubernur Papua mengatakan, wasit juri merupakan salah satu perangkat pertandingan yang memiliki hak penuh selama memimpin pertandingan. Karena perannya sangat penting, Wasit/Juri dituntut memiliki pengetahuan tentang peraturan permainan, kemampuan memimpin pertandingan, ketegasan dalam merepakan peraturan permainan dan berjiwa adil, selain itu dituntut juga memiliki kondisi fisik yang prima, gerak yang lincah, gesit dan mempunyai tingkat kejelian yang tinggi.

Suasana Pelatihan bersama para wasit atau juri yang dipersiapkan untuk PON XX 2020 di Provinsi Papua. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

“Untuk itu memiliki kualitas Wasit/Juri yang baik harus terlebih dahulu memiliki pengalaman yang cukup, pemahaman peraturan yang baik, pemahaman peraturan yang baik, memiliki wawasan yang luas, memiliki kondisi fisik yang sehat dan kuat, dinyatakan telah lulus pelatihan wasit/juri sesuai tingkatannya,” kata Yusuf Yambe Yabdi, mewakili Gubernur Papua, Minggu malam (22/10/2017) kemarin.

Pengembangn dan peningkatan mutu tenaga Wasit/Juri sebagai upaya untuk menyediakan tenaga Wasit/Juri sebagai upaya untuk menyediakan tenaga Wasit Juri menuju sukses penyelenggaraan POPNAS XV 2019 dan PON XX 2020 di Papua.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas terselenggarakannya pelatihan Wasit/Juri Tingkat Provinsi dalam rangka persiapan SDM pertandingan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV 2019 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 menuju sukses penyelenggaraan dan suskes administrasi,” ungkapnya.

Kegiatan ini sangat pentinga terutama dalam konteks peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta menjamin ketersediaan tenaga Wasit/Juri khususnya cabang olahraga taekwondo, karate, tinju dan tarung drajat, dalam rangka menghasilkan Wasit/Juri yang berkualitas dan berinovasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Wasit/ Juri.

Kadisorda Papua Saat menyamatkan tanda peserta bagi peserta pelatihan wasit/juri bagi perwakilan cabor di hotel sahid Minggu (22/10/2017) kemarin. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

Dengan banyaknya sumber daya wasit ini, tentunya diharapkan pengurus pengprov dapat mengikut sertakan wasit/juri ke ajang kejuaraan tingkat nasional dan dapat ikut memberikan kontribusi dalam menunjang kualitas pertandingan khususnya cabang bela diri dan tentunya membawa harum pula prestasi cabang olahraga tersebut.

“Saya harapkan kegiatan ini dapat menjawab kebutuhan kita akan wasit/juri dalam persiapan POPNAS XV 2019 dan PON XX 2020 yang dapat menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai seorang wasiit /juri yang bertanggung jawab profesional dalam menjalankan suatu pertandingan dengan baik,” harapnya. (Geis Muguri)