John Wempi Wetipo Kagum Potensi Bahari di Saireri

81
John Wempi Wetipo, usai menyelam di Pulau Owi Biak, mengagumi potensi alam wisata bahari Laut Saireri yang perlu dijaga dan dikembangkan. Dalam sebuah kegiatan sebelummnya. (istimewa)
John Wempi Wetipo, usai menyelam di Pulau Owi Biak, mengagumi potensi alam wisata bahari Laut Saireri yang perlu dijaga dan dikembangkan. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Kawan teluk Saireri memiliki potensi wisata bahari dan perikanan yang menjanjikan jika dikelola dengan baik, demikian ungkapan John Wempi Wetipo usai melakukan perjalan di teluk Saireri pekan kemarin.

“Saya lakukan perjalanan di kawasan Saireri, dan potensi wisata bahari dan perikanan sangat luar biasa,” tutur Wempi Wetipo.

Wempi Wetipo yang memiliki  hoby Diving atau menyelam  ini mengaku, kagum dengan alam bawa laut di kawasan Biak, terumbu karang yang masih sempurna menjadi surga bagi para ikan untuk hidup disini.

“Saya menyelam, ikan banyak besar-besar dan skali, tadi saya lihat goropa sebesar manusia, ada juga ikan tenggiri, ikan cakalang lewat ribuan ekor ikan, termasuk ikan karang juga banyak,” ungkap Wempi Wetipo.

Kemarin waktu di Yapen juga kita lihat teluk Ambai yang tenang, tidak ada arus sehingga daerah itu jika di gunakan untuk budidaya ikan sangat baik.

Lanjut Bakal Calon Gubernur Papua ini, jikaTuhan berkenan kita pimpin Papua, kita akan bangun pusat pelelangan ikan (PPI) terbesar di Biak, agar potensi ikan yang ada kawasan teluk ikan bisa di ekspor ke luar dan itu melibatkan masyarakat.

“Masyarakat lokal kita didik mengunakan alat tangkap ikan modern, terus mereka mencari ikan, hasil tangkap itu di jual di PPI tersebut, dan ikan itu kita ekspor ke luar Papua,”  tutur Wempi Wetipo.

Selain itu juga, kata Wempi Wetipo, kita buka akses transportasi ke Biak dan Serui, untuk mempermudah jalur wisata ke kawan teluk, kita juga buka penginapan di pulau tujuan wisata bahari.

John Wempi Wetipo (JWW), saat menyelam di Pulau Owi Kabupaten Biak (Istimewa)

“Kalo akses ke Biak mudah, sarana penginapan memadai saya yakni, wisatawan akan berkunjung ke kawasan tersebut,” jelas Wempi Wetipo.

Semua itu lanjut Wempi Wetipo, bisa dilakukan jika kita ada niat yang tulus untuk membangun masyarakat dengan potensi yang mereka miliki di daerah masing-masing.

“Makanya kenapa kita gagas konsep membangun Papua berdasarkan wilayah adat, karena itu, setiap wilayah adat memiliki potensi budaya dan sumber daya alam masing-masing, yang jika dikelola secara baik bisa menjadi pendapatan bagi warga setempat,” tandasnya.  (*)