Pemprov Papua Terima 119 Alumni IPDN

162
Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Papua, Doren Wakerkwa menyalami para alumni IPDN di Main Hall Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin kemarin
Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Papua, Doren Wakerkwa, saat menyalami para alumni IPDN di Main Hall Kantor Gubernur Dok II Jayapura, (Senin 23/10) kemarin.

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)Pemerintah Provinsi Papua menerima 119 alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang bakal bertugas selama dua tahun di Bumi Cenderawasih. 119 orang alumni IPDN angkatan XXIII ini diserahkan oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri, Suhajar Diantoro. Diterima oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Papua, Doren Wakerkwa mewakili Gubernur Papua, di Main Hall Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin (23/10) kemarin.

Dalam arahannya, Doren mengharapkan 119 alumni IPDN itu mampu mendharmabaktikan ilmunya yang diterima olehnya, untuk bersama-sama dengan pemerintah membangun rakyatnya. Ia pun pada kesempatan itu, tak ketinggalan mengapresiasi pemerintah pusat yang menempatkan sejumlah alumni IPDN untuk membantu penyelenggaraan pemerintahan di Papua.

“Harapan kami anak-anak IPDN yang dititipkan ini bisa berkontribusi positif dalam pembangunan Papua. Yang pasti kami di Papua dengan senang hati siap menerima mereka dan bakal memberikan bimbingan untuk kedepan,” ucap dia.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemendagri, Suhajar Diantoro mengatakan para alumni IPDN ini akan bertugas selama 2 tahun. Selanjutnya kembali ke provinsi asal, namun berpeluang tetap tinggal bilamana gubernur, bupati atau wali kota bersedia membina karir mereka.

Ditanyakan soal penempatan alumni IPDN tersebut, ia mengaku hal itu sudah sesuai dengan kebijakan yang diputuskan Mendagri. Dimana mulai tahun ini, alumni IPDN selama 2 tahun akan bekerja dan ditempatkan di seluruh Indonesia.

“Yang pasti sebelum kembali ke daerah asal mereka wajib ditempatkan di Papua dan 15 provinsi lainnya. Sehingga dengan bertugas di Papua, kita harapkan alumni IPDN ini semakin menemukan jati dirinya.

“Sebab setelah itu, mereka akan langsung berhadapan dengan masyarakat dan realita kehidupan yang biasa menghiasi kehidupan sebagai seorang abdi negara,” tutupnya.(win/KoranHarian Pagi Papua)