PON 2020 di Papua Butuhkan 21 Ribu Tempat Tidur, Apakah Tersedia ???

0
6
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua , Yusuf Yambeyabdi, saat berbicara. (Erwin)
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Yusuf Yambe Yabdi. (Erwini)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepala Dinas Olaharaga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi mengatakan, kebutuhan tempat tidur saat perhelatan  Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua mencapai 21.071. Jumlah tersebut belum ditambah dengan Panitia Pelaksana (Panpel) maupun tamu undangan lainnya.

Hal itu disampaikan Kadisorda, Yusuf Yambe Yabdi saat melakukan pertemuan dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukinan dan Pertanahan di Hotel Numbay , Rabu (17/10/2017).

Sementara atlit dan official yang akan datang ke Papua sebanyak deperkirakan sekitar 21 ribu orang lebih. Yakni di Kota Jayapura sebanyak 10.816 orang, Kabupaten Jayapura, 6.012 orang, Jayawijaya 555 orang, Mimika 1.850 orang, Merauke 936 orang dan Kabupaten Biak Numfor 903 orang.

“Menyediakan tempat tidur ini tidak cukup hanya dengan  hotel, makanya rapat ini, dinas terkait bisa segera melakukan koordinasi dengan TNI/Polri untuk pemakaian asrama atau Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) milik institusi tersebut maupun milik universitas yang ada di Jayapura,” kata Yusuf.

Pada kesempatan itu, Yusuf berharap Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukinan dan Pertanahan Papua segera melakukan koordinasi dengan stafnya, sehingga dapat sesegera mungkin turun ke lapangan melakukan pengecekan ketersediaan asrama atau rusunawa yang bisa digunakan di lima wilayah tempat penyelenggaraan PON.

Masih menurutnya, dalam waktu dekat juga, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan, karena untuk transportasi ini yang harus kita hitung baik, berapa kebutuhan kendaraan. Karena ini terkait dengan mobilisasi kedatangan dan kepulangan kontingen maupun mobilisasi peserta ke acara pembukaan dan penutupan PON serta mobilisasi dar dan kembali dari penginapan ke venues pertandingan.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua , Yusuf Yambeyabdi, saat berbicara. (Erwin)

Sementara itu, Kepala  Dinas Perumahan, Kawasan Pemukinan dan Pertanahan Papua, Daud Ngabalin yang dikonfirmasi usai rapat koordinasi mengatakan, sesuai dengan hasil laporan dari Perhimpunan Hotel dan Restorant Indonesia (PHRI) Papua jumlah kamar hotel di lima wilayah tempat penyelenggaraan PON sebanyak 5.121 kamar, dengan demikian, masih banyak kekurangan.

Oleh karena itu, pihaknya sedang menyiapkan surat untuk pihak TNI/Polri, agar mereka dapat memberitahukan ketersediaan asrama maupun rusunawa yang kita gunakan untuk PON nanti.

Selain itu, katanya, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Tenaga Kerja maupun Badan Diklat Papua. Karena kedua instansi tersebut memiliki asrama yang bisa kita gunakan untuk pelaksaan PON Papua. (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)