DPA OPD 2017 Pemkot Jayapura Capai 1 Triliun Lebih.

82
Keindahan Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena/ Koran Harian Pagi Papua)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM mengatakan setelah Peraturan Daerah Perubahan APBD Kota Jayapura Tahun Anggaran 2017 ditetapkan pada bulan Oktober 2017 sebagai Pemerintah Daerah yang taat asas, maka sesuai pasal 178 Permendagri Nomor 7 13 Tahun 2006 serta perubahannya yang mengisyaratkan bahwa setelah Perda tentang Perubahan APBD ditetapkan.
Maka dilakukan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (DPPA OPD) kepada setiap pimpinan OPD selaku pengguna anggaran sebagai dasar pelaksanaan anggaran pada masing-masing OPD, Wali Kota Jayapura menyerahkan sebanyak 114 DPPA OPD di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura sesuai dengan struktur Perubahan APBD TA 2017, yang berlangsung di Aula Sian Soor kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (20/10) kemarin.

Adapun total anggaran DPPA OPD TA 2017 yang diserahkan hari ini sesuai dengan struktur Perubahan APBD TA 2017 yang terdiri dari pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan. Di mana pendapatan daerah sebesar Rp. 1.316.818.838.691 dan belanja daerah sebesar Rp. 1.398.320.832.178 dan pembiayaan sebesar Rp. 93.501.993.487.

Selain itu, pada kesempatan ini Mano menegaskan kepada para pengguna anggaran untuk segera membuat progress penyelesaian pekerjaan dan pencairan anggaran agar dapat di monitor dan dievaluasi secara jelas terukur tingkat serapan anggaran dan capaian output kegiatan yang dilaksanakan.

“Untuk itu para pimpinan BPD agar lebih serius dalam penyelesaian fisik kegiatan disertai dengan administrasi pelaksanaan kegiatan agar dapat dilaporkan tepat sasaran, tepat jumlah dan juga tepat waktu,” tegasnya.

Selanjutnya kepada para pejabat teknis kegiatan (PPTK) dan pejabat penatausahaan keuangan (PPK) OPD pada masing-masing OPD, Mano meminta agar bekerja dengan baik sehingga pelaksanaan kegiatan dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan dapat terlaksana dengan lancar, tepat waktu, efisien, transparan dan akuntabel.

“Hal ini perlu diperhatikan dengan baik dan dilaksanakan secara serius dalam rangka penyusunan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kota Jayapura (LKPD) sehingga setelah berakhir Tahun Anggaran dapat diserahkan ke lembaga monitor eksternal yaitu BPK RI,” paparnya.

Untuk itu, Mano menegaskan kepada setiap pengguna anggaran diminta untuk mematuhi jadwal batas akhir penyampaian surat permintaan pembayaran (SPP)dan juga memperhatikan penerbitan Surat Perintah pencairan dana (SP2D) serta penyampaian surat pertanggungjawaban (SPJ) TA 2017 agar penyerahan lkpd kota Jayapura dapat dilakukan pada bulan Februari 2018 mendatang.

Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Jayapura, Adolf Siahay melaporkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Jayapura TA 2017 telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2017 pada  9 Oktober 2017 dan Peraturan Wali Kota Jayapura Nomor 34 Tahun 2017 pada tanggal 10 oktober 2017 tentang penjabaran APBD Perubahan TA 2017.

Kemudian, Total APBD Perubahan TA 2017 sebesar Rp. 1.410.320.832.178 atau turun sebesar Rp. 7.097.608.199 atau 0,50 persen dari total APBD Induk TA 2017 sebesar Rp. 1.417.418.440.377. Dengan uraian yang terdiri dari pendapatan daerah, belanja daerah, penerimaan pembiayaan, dan pengeluaran pembiayaan.

Dilanjutkannya, dari total belanja daerah TA 2017 sebesar Rp. 1.410.320.832.178 diafektasikan ke dalam belanja tidak langsung sebesar Rp. 661.397.343.253 atau 47,30 persen dari total belanja daerah dan belanja langsung sebesar Rp. 736.923.488.925 atau 52,70 persen dari total belanja daerah.

Selain itu, dilaporkannya bahwa jumlah DPPA yang akan diserahkan adalah sebanyak 114 DPPA OPD sebagai pengguna anggaran.

Adapun jumlah DPPA OPD yang diserahkan adalah sebanyak 114 DDPA OPD, terdiri dari 2 Sekretariat, 1 inspektorat, 20 dinas, 6 badan, 1 Satuan Polisi Pamong Praja dan PMK, 5 distrik, 32 sekolah di tingkat SMP, SMA, SMK dan STKK Pembina serta SLB Negeri Bagian B, 9 bagian Setda, 25 kelurahan dan 13 puskesmas. (els).(Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)