Rapat Anggota dan Musprov  KONI Undur Hingga  November

0
2
Kenius Kogoya saat memberikan keterangan kepada wartawan diruang kerjanya Selasa (17/10/2017) kemarin. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)
Kenius Kogoya saat memberikan keterangan kepada wartawan diruang kerjanya Selasa (17/10/2017) kemarin. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) –  Beberapa waktu lalu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Provinsi Papua telah menggelar rapat harian untuk membahas pelaksanaan Rapat Anggota dan Musayawarah Provinsi (Musprov), yang rencana nya akan di gelar pada tanggal 17-21 Oktober bulan ini. Namun egenda tersebut  akhirnya di sepakati untuk di mundurkan.

Sebelumnya , Wakil Ketua Bidang Ekternal KONI Papua, Kenius Kogoya, ketika ditemui sejumlah awak media pada Senin (9/10/2017) lalu mengatakan,  rapat harian yang telah di gelar untuk mempersiapkan semua terkait rapat anggota dan juga Musprov.

Diungkapkan, sesuai dengan instruksi  atau SK dari Ketua Harian KONI Papua Klemen Tinal, bahwa rapat anggota dan Musprov akan di laksanakan dengan banyak pembahasan terkait persiapan menjelang PON dan sekaligus untuk melakukan pemilihan Ketua Umum dan kepengurusan KONI Papua.

“Kembali kita sampaikan mengenai rapat umum anggota dan juga Musprov itu yang awalnya tanggal 17-21 Oktober, tapi kami dalam rapat pleno KONI telah mempertimbangkan dengan segala sesuatu yang terutama dengan kesibukan dari pimpinan KONI Papua dan pusat,  maka terjadi pergeseran waktu itu kami tetepkan per tanggal 16-19 November bulan depan,” ujar Kenius Kogoya saat ditemui awak media diruang kerjanya, Selasa (17/10/2017) kemarin.

Dirinya menjelaskan, perihal tersebut pemberitahuannya sudah disampaikan  kepada semua KONI Kabupaten/Kota dan juga kepada cabor-cabor induk yang ada dan penundaan tersebut sudah disesuaikan dengan waktu yang tepat sesuai dengan kesibukan pimpinan KONI.

“Jadi itu yang kita sampaikan terkait penundaan ini. Dan ini sudah berapa kali terjadi penundaan karena kita ingin mendapatkan waktu yang pas. Radiogram sudah kita kirim ke beberapa KONI daerah terus kemudian pemberitahuan sudah disampaikan,” jelasnya.

Ilustrasi Sejumlah Atlet Papua perahi prestasi emas di PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat . (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

Dia berharap, dengan penundaan ini, bisa mempersiapkan segala persiapan dengan baik, agar KONI daerah semua bisa partisipasi dalam rapat  anggota tahunan yang pelaksanaannya dalam selang waktu bersamaan, mulai dari Rapat Anggota hingga langsung ke Musprov.

“Karena masa periodisasi kita pengurus KONI sampai dengan tanggal 25 Oktober bulan ini. Sehingga kita sebenarnya mau laksanakan sebelum masa berakhir kepengurusan kita, tapi karena ada pergeseran sesuai  dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD ART), itu tidak mengganggu serta tidak ada masalah. Selama enam bulan setelah selesai itu kita masih diakui sebagai anggota oleh KONI pusat,” bilangnya.

Sementara itu, disinggung  mengenai pembentukan tim penjaringan untuk pemilihan Ketua Umum KONI Papua, dirinya menjelaskan bahwa tim penjaringan itu akan dibentuk untuk mempersiapkan  syarat-syarat atau ketentuan sesuai dengan anggaran rumah tangga, kemudian melakukan penjaringan bakal calon ketua umum yang dipilih pada pelaksanaan Musprov.

“Untuk itu sementara belum ada calon karena belum dibentuk tim penjaringan, jika sudah ada silahkan saja nanti dinamikanya yang akan berkembang. Jadi dalam SK yang diberikan ini hanya untuk pelaksanaan rapat anggota dan Musprov, dan tim penjaringan nanti akan dilihat strktur yang ada ,” pungkasnya. (Geis Muguri  /Koran Harian Pagi Papua)