Keberhasilan Papua Raih WTP Diberikan  Penghargaan Kemenkeu

0
40
Penyerahan penghargaan Menkeu dari Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Syarman kepada Pemprov Papua yang diterima Sekda Hery Dosinaen, Senin kemarin, di Jayapura. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)
Penyerahan penghargaan Menkeu dari Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Syarman kepada Pemprov Papua yang diterima Sekda Hery Dosinaen, Senin kemarin, di Jayapura. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Keberhasilan Pemerintah Provinsi Papua mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), diganjar penghargaan oleh Kementerian Keuangan.

Penghargaan yang di tandatangani Menteri Keuangan RI Sri Mulyani tersebut, diserahkan melalui Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Syarman,  diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Hery Dosinaen, pada Senin (16/10/2017) kemarin, di Jayapura.

“Kedatangan kami pada hari ini hendak menyerahkan penghargaan dari ibu Menteri Keuangan. Harapannya melalui penghargaan ini bisa memotivasi Pemerintah Provinsi Papua untuk lebih baik lagi dalam mengelola keuangan negara”.

“Terlebih khusus bisa mempertahankan opini WTP dalam laporan keuangannya di tahun anggran 2017 ini,” harapnya.

Sementara Sekda Hery menilai penghargaan itu bakal lebih memotivasi pemerintah provinsi untuk kembali meraih WTP dibawah kepemimpinan Gubernur PapuaLukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal.

“Yang pasti penghargaan ini merupakan kebanggaan kita sehingga pada tahun yang akan datang bakal lebih dimaksimalkan lagi, supaya predikat WTP ini tak hanya diraih pemerintah provinsi tetapi juga seluruh kabupaten dan kota yang ada diatas tanah ini,” harap dia.

Meski begitu, Sekda Hery mengaku untuk meraih predikat WTP membutuhkan kerja keras semua pihak terkait. Dimana sebagai langkah awal, Pemprov melakukan pembenahan regulasi daerah dan infrastruktur yang bermuara pada penyempurnaan penyelenggaraan negara.

Dilain pihak, pemerintah provinsi juga melakukan pembenahan aset-aset yang selama ini tidak tercatat dengan baik.

“Sebab pembenahan aset ini yang menjadi catatan dari pihak BPK dari tahun ke tahun. Bahkan ada aset yang belum dipertanggungjawabkan sejak tahun 1980-an”.

“Namun kita sudah bereskan sehingga bisa meraih predikat terbaik tiga tahun berturut-turut. Sehingga kita bertekad untuk terus mempertahankan hal itu di sisa waktu masa kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal,” pungkasnya. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)