Konferensi Kimiawan Internasional Siap Digelar di Papua

Category: Nasional & Dunia 15 0
Suasana Audensi antara Himpunan Kimiawan Indonesia (HKI) Cabang Papua dan Papua Barat bersama Pemkab Keerom di Ruang Rapat Sekda Keerom, Rabu (10/10) kemarin. (Rif/Koran Harian Pagi Papua)

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Papua khususnya Jayapura akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Konferensi Kimiawan Internasional ke 7 pada tahun 2018 mendatang atau The 7th International Conference of The Indonesian Chemical Society (ICICS) Tahun 2018 mendatang.

Untuk menyukseskan kegiatan yang bakal diikuti para pakar kimia seluruh Indonesia bahkan dunia tersebut, HKI (himpunan kimiawan Indonesia) Cab Papua dan Papua Barat yang bertindak sebagai tuan rumah merencanakan menggandeng Pemkab Keerom dan Pemkot Jayapura untuk menyelenggarakannya.

Hal ini seperti dikemukakan Ketua HKI Cabang Papua dan Papua Barat, Frans Asmuruf, dalam sebuah audensi kepada Pemkab Keerom di Ruang Rapat Sekda Keerom, pada Rabu (10/10) kemarin. Pada kesempatan tersebut Panitia Konferensi bersama Ketua HKI melakukan presentasi apa dan bagaimana Konferensi tersebut dan mengajak Pemkab Keerom untuk ikut serta menyukseskan iven tersebut.

Pada kesempatan tersebut Pemkab Keerom diwakili oleh Asisten III Setda Keerom, Drs. Winoto MM, dan stoke holder lain dari Bappeda, Dinas P dan P dan Kabag Humas. Sementara dari HKI antara lain Ketua HKI yang juga Wakil Dekan II F-Mipa, Frans Asmuruf, dan beberapa dosen F-Mipa diantaranya Yani Ansanay, Yohanis Mui dan Agnes.

Baca Juga :  Presiden Jokowi ke Singapura Rayakan 50 Tahun Berdirinya ASEAN

Ketua HKI Cabang Papua dan Papua Barat, Frans Asmuruf, kepada wartawan usai kegiatan mengemukakan Konferensi Kimiawan atau HKI yang bakal digelar tahun depan adalah wahana kumpul ilmiah para ahli kimia di tingkat nasional dan akan dihadiri beberapa kimiawan tingkat dunia.

‘’Maka kita berpikir bagaimana ajang kumpul ini bisa mengangkat potensi lokal daerah, maka kita pikir bagaimana jika ini kita ajak Pemkab Keerom untuk turut serta. Karena kita lihat potensi yang dimiliki Keerom untuk bisa kita angkat dalam program ilmiah ini cukup potensial, kalau kita bisa angkat dan bisa masuk kesitu diharapkan ada penelitian lanjutan yang bisa merumuskan dan menghadirkan data-data yang bisa digunakan Pemkab untuk bangun masyarakat Keerom. Dan bisa kembangkan daerah mereka berdasarkan potensi lokal yang ada di Keerom,’’lanjutnya.

Diterangkan kegiatan yang direncanakan September 2018 nanti akan menghadirkan paling sedikit 200 kimiawan tingkat nasional dan dunia. ‘’Sudah ada konfirmasi kimiawan yang datang dari mancanegara diantaranya Australia, Eropa, Amerika, Jepang, Korea dan China,’’pungkasnya.

Baca Juga :  Irjen Paulus Waterpauw resmi Kapolda Sumatera Utara

Sementara itu, Asisten III Setda Keerom, Drs. Winoto MM, mengemukakan pada prinsipnay Pemkab Keerom siap untuk mendukung kegiatan tersebut. ‘’Karena selain konferensi, di ajang ini potensi yang ada di Keerom juga bisa kita promosikan secara lebih baik yaitu secara nasional dan internasional, Tentunya kita tetap memperhitungan output dan outcome dari kegiatan ini. Diharapkan bisa menggali potensi yang bisa dikembangkan di Keerom untuk kedepannya,’’ujarnya.(Rif /Koran Harian Pagi Papua)

Related Articles