Pemerintah Keerom dan Kepolisian Diminta Tindak Tegas Jafar Umar Thalib

Ketua MUKI Papua, Dedy Pattiwael. (Istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Majelis Umat Kristen Indonesia Wilayah Papua bersama DPD menolak  dengan keras kehadiran Jafar Umar Thalib (JUT) yang baru-baru ini di undang oleh dalam pertemuan tertutup coffe morning bersama Kapolres Keerom dan tokoh – Tokoh Muslim di Kabupaten Keerom pada hari Jumat  tanggal 6 Oktober 2017.

hal ini disampaikan KETUA DPW & DPD MUKI Papua, diantaranya John Maury, Dedy Pattiwael, Sonny Wanma dan Max Manduapessy, sekaligus pihaknya menilai, bahwa Pemerintah justru memberi ruang bagi Jafar Umat Thalib (JUT) di Kabupaten Keerom, kita semua track record Jafar Umar Thalib dalam berbagai kasus kerusuhan di Indonesia sebut sajam Ambon, Posso dan beberapa kasus pengeboman yang melibatkan nama Jafar Umar Thalib (JUT) ini juga seolah-olah Kapolres Keerom dan Pemerintah Kabupaten Keerom memberi perlindungan terhadap Jafar Umar Thalib (JUT).

Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI)) Papua juga memintah kepada Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Gubernur Papua dan juga Kapolda Papua untuk segera mengusir keluar Jafar Umar Thalib (JUT) dari Tanah Papua, kami ingin seluruh Umat Kristen aman dan saling menghargai sesama umat Muslim di atas Tanah Papua, MUKI Papua menghimbau kepada seluruh Umat Kristen di atas tanah Papua tetap waspada sebab ini benar – benar mengancam kehidupan keberagaman kita sebab itu kami menyuarakan terus agar kita tidak lalai dan tetap berjaga-jaga.

“Hargai kami Umat Kristen di atas Tanah Papua, sebab kami tidak pernah mengganggu saudara – saudara kita dari agama lain untuk beribadah hanya kami tetap ingin Tanah ini tetap aman,” pintanya.

“Kami juga meminta kepada tokoh – tokoh  agama, tokoh, adat, tokoh Pemuda Kabupaten Keerom segera usir keluar jafar Umar Thalib (JUT) dari Kabupaten Keerom. Tidak ada alasan apa pun untuk menerima Jafar Umar Thalib (JUT).

Ada apa hingga berlama-lama dan untuk tujuan apa?ingat harus ada ijin orang yang dari luar Papua masuk ke Tanah Papua secara khusus di Kabupaten Keerom.

Kami memperingatkan sebelum semua terjadi sebab sekali lagi kami katakan Jafar Umar Thalib punya track record dengan sejumlah kerusuhan di Indonesia. Kita tahu bersama kurang lebih 2 bulan kedepan Umat Kristiani akan merayakan Natal sehingga kami sangat ingin kedamaian.

Jika seruan kami ini tidak juga di dengar kami akan melakukan demo besar – besaran dan melibatkan seluruh Umat Kristen di atas Tanah Papua. (Eveerth)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...