Pemprov Papua  dan  Kabupaten TTS Kerjasama Datangkan Ratusan Guru Kontrak

0
30
Suasana pertemuan Sekda Papua Hery Dosinaen dengan Bupati Timor Tengah Selatan, Paulus Victor Rolland Mella bersama Ketua DPRD maupun sejumlah pejabat struktural setempat, Senin kemarin di Jayapura. (Erwin)
Suasana pertemuan Sekda Papua Hery Dosinaen dengan Bupati Timor Tengah Selatan, Paulus Victor Rolland Mella bersama Ketua DPRD maupun sejumlah pejabat struktural setempat, Senin kemarin di Jayapura. (Erwin)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Provinsi Papua menjajaki kerja sama dengan Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Sekda Papua Hery Dosinaen mengapresiasi kunjungan tersebut.  Sebab selama ini sejumlah guru asal Kabupaten Timor Tengah Selatan, betah mengabdi di Papua.

“Meski kondisi daerah ini sulit, tetapi Hereka tetap bekerja dengan hati baik di pesisir maupun di pegunungan,” terang Sekda Papua Hery Dosinaen, Senin (2/10). disela-sela kunjungan Bupati Timor Tengah Selatan, Paulus Victor Rolland Mella bersama Ketua DPRD dan sejumlah pejabat struktural setempat.

Sementara Bupati Paul Mella mengakui sejumlah warganyabanyak yang bekerja dan mengabdi di Papua, terutama di bidang pendidikan. Bahkan melalui program guru kontrak,sejumlah warga Timor Tengah Selatan telah mengabdi di 10 Kabupaten Provinsi Papua.

“Apalagi kalau dilihat dari sejarah masa lalu, pada era tahun 70-an, banyak warga asal NTT yang datang dan akhirnya turun temurun sampai sekarang menetap di wilayah bumi Cenderawasih”.

“Makanya, kedatangan kami kesini ingin menawarkan kembali program kerjasama bidang pendidikan dan kesehatan dengan Pemerintah Provinsi Papua.Kita juga ingin lihat secara langsung kondisi riil di Papua, mengingat banyak cerita tentang daerah ini yang disebut tak aman,” tutur dia.

Sementara selain bertemu Pemerintah Provinsi Papua, lanjut dia,Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan bakal melakukan tatap muka dengan warganya yang sudah lama berada di Bumi Cenderawasih.

Sekda Papua, Hery Dosinaen, saat diwawancara. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua).

Diketahui, saat ini ada 300 guru kontrak yang berasal dari Timor Tengah Selatan yang tersebar di 10 kabupaten. Mereka direkrut oleh Yayasan Indonesia Cerdas.

“Makanya kita ingin menginisiasi supaya bagaimana bisa melakukan pendekatan dengan Pemprov Papua. Sebab selain pendidikan dan kesehatan kita juga ingin dilakukan kerja sama impor sejumlah komoditi. Oleh karenanya, kita datang hari ini untuk survei pendahuluan supaya bisa mengetahui apa saja yang bisa dilakukan kerja sama,” katanya. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)