Petugas Lini Keluarga Berencana Papua Diberikan Pelatihan

0
39
Bupati Keerom Drs. Celsius Watae, MH dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, SE.M.Si bersama Duta Genre Papua (Istimewa)
Kepala Badan Kependudukan dan Kaluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Papua, Sarles Brabar (Eveerth Joumilena)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Lima puluh tiga Petugas Lini Keluarga Berencana(PLKB) BkkbN tersertifikasi sebagai tenaga PLKB BkkbN Pusat diberi pelatihan dasar tentang tugas dan kewajibannya sebagai tenaga lapangan agar siap menjalankan program PLKB di Papua pada 2018 mendatang.

Pelatihan kepada 53 tenaga PLKB dilakukan pada 27 September 2017 di Home Premier Hotel Abepura. Materi pelatihan diberikan langsung mentor BkkbN Pusat, Drs. H.Rukman Haryana, MM bersama staf Widyaswara BkkbN Perwakilan Provinsi Papua.

” Pelatihan ini berlangsung tiga minggu”ujar Kepala BkkbN Papua Sarles Brabar diruang kerjanya.

Pelatihan petugas PLKB BkkbN yang digelar ini merupakan pelatihan tahap kedua, dengan jumlah peserta 23 orang. Sebelumnya, pelatihan sama diikuti 30 peserta. Mereka siap dilatih dan siap bertugas memberikan informasi KIE dan Kependudukan kepada masyarakat tahun depan, ujar Sarles Brabar.

Selain pelatihan dasar yang didapatkan peserta tentang KIE dan Kependudukan, peserta dibekali juga dengan pelatihan teknis dasar komputer. Dengan harapan, setelah mengikuti pelatihan peserta mampu menjalankan tugas tugasnya sebagai tenaga PLKB. Mereka juga akan mengumpulkan data dari masyarakat kemudian data itu dioperasionalkan lewat komputer. Karenanya ketrampilan komputer perlu dimiliki peserta PLKB.

Menurut Kepala BkkbN, petugas PLKB yang ikut pelatihan tahap kedua ini dibekali dengan sepuluh langkah menjadi tenaga penyuluh lapangan. Ketika sepuluh langkah sebagai petugas lapangan dikuasai, akan memudahkan mereka dalam melakukan pendekatan ke masyarakat, ucapnya.

Bupati Keerom Drs. Celsius Watae, MH dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, SE.M.Si bersama Duta Genre Papua (Istimewa)

Pelatihan ini, terang Sarles Brabar sebagai bagian dalam menindaklanjuti Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2017 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Termasuk menindaklanjuti PP. NO. 23 Tahun 2014 dimana PP ini jadi rujukan BkkbN Provinsi Papua dalam merujuk tenaga PLkbnya ke Pusat, sehingha mereka sudah bisa mendapatkan hak haknya secara vertikal.

” Tenaga PLKB kita di Papua hanya 53 orang hingga sertifikasi dilakukan dua kali. Tahap pertama diikuti 32 orang sisanya 18 orang masuk tahap kedua. Dalam dua tahapan pelatihan semua ketrampilan sebagai petugas PLKB diberikan. Semua perekaman data kepegawaian PLKBpun sudah dilakukan perekaman untuk selanjutnya diserahkan ke Pusat untuk 2018 mendatang”, ujar Sarles Brabar.( Veni)