Friday, 24 Nov 2017
Berita Port Numbay Pendidikan

Pemkot Jayapura Apresisi SMKN 2  Gelar Job Matching Pasarkan Lulusannya

Suasana Kegiatan saat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Jayapura menggelar kegiatan Job matching. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Jayapura menggelar kegiatan Job matching yang pertama kalinya dilakukan di Kota Jayapura untuk Provinsi Papua sesuai instruksi Direktorat SMK Kementerian Pendidikan, bertempat di Hotel Grand Abe, Kamis (28/9/2017) pekan kemarin.

Adapun target peserta ialah semua SMK yang ada di Provinsi Papua dan dunia industri atau dunia usaha yang berada di Provinsi Papua.
“Adapun tujuan pelaksanaan job matching merupakan pemasaran lulusan yang artinya SMK ini harus bertanggung jawab untuk bisa memasarkan lulusannya, karena selama ini SMK menerjunkan siswanya selama dua atau tiga bulan untuk praktek kerja industri setelah itu tidak ada feedbacknya dimana usai ujian sekolah siswa menerima ijazah dan kemudian pihak sekolah dapatkannya begitu saja sehingga tidak ada keterkaitan antara kerjasama dengan pihak industri,” katanya.
Ditambahkan, sehingga job matching ini akan dijadikan pintu gerbang di setiap sekolah yang sekarang sudah dikembangkan dan kami sudah melapor ke dinas tenaga kerja untuk membuka Bursa Kerja Khusus (BKK) yang merupakan kepanjangan tangan dari Dinas Tenaga Kerja untuk mendata calon-calon tenaga kerja lulusan SMK sehingga perusahaan atau industri membutuhkan tenaga sesuai dengan kompetensi nya itu langsung berhubungan lewat BKK yang ada di SMK,” jelasnya.
Sehingga diharapkan job matching ini dapat mempertemukan dunia usaha atau dunia industri yang membutuhkan tenaga kerja dengan calon-calon tenaga kerja yang ada di Kota Jayapura pada khususnya dan di Provinsi Papua secara umumnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, I Wayan Mudiyasa memaparkan Kegiatan job matching ini membahas Bagaimana peserta didik yang dihasilkan oleh SMK bisa diterima bekerja di dunia industri maupun dunia usaha.
” Sehingga peserta yang hadir ialah pimpinan atau perwakilan dari dunia industri seperti Mitsubishi Garuda penerbit buku perhotelan dan dunia industri lainnya beserta para kepala SMK yang ada di kota Jayapura karena kegiatan ini mengenai sumber daya manusia atau keluaran SMK yang selama ini masih diragukan oleh dunia industri yang ada di Kota Jayapura maupun di Kabupaten lainnya sehingga hari ini mereka datang untuk memberikan suatu motivasi dan inspirasi agar tamatan SMK di kemudian hari siap diterima di dunia kerja,” tuturnya
Sehingga pada kegiatan ini pihak-pihak terkait dipertemukan untuk mematchingkan atau mencocokkan link daripada tamatan SMK untuk bisa masuk ke dunia industri atau dunia kerja.
“Memasuki dunia Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) jika sumber daya manusia peserta didik tidak dipersiapkan dengan baik maka mereka tidak bisa dikerjakan di dunia industri sehingga sia-sia saja waktu belajar di sekolah,” ucapnya.
Dilanjutkan, sehingga kepada peserta didik diharapkan untuk memasuki era globalisasi harus benar-benar menyiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh di sekolah. Begitu juga dengan guru-guru harus merubah karakter mengajarnya Sama halnya anak-anak didik harus merubah cara belajarnya sehingga ke depannya diharapkan bisa bersaing didunia kerja dan judulnya industri baik dari sisi kelakuan atau keterampilan yang betul-betul telah dimiliki oleh anak peserta didik di SMK.
I Wayan juga menegaskan, akan memberikan punishment atau hukuman bagi empat SMK yang tidak hadir pada pertemuan yang digelar, karena pihak SMK bertanggung jawab untuk setiap tamatan atau lulusan dari sekolahnya masing-masing supaya memang bisa bekerja sama dengan dunia dunia usaha yang ada di Kota Jayapura.
“Jika tidak ada perwakilan Dari keempat SMK tersebut berarti mereka tidak memfollow up atau mempunyai output yang jelas pada tamatan mereka sehingga lulusan SMK akan mengambang di lapangan saat mencari pekerjaan nantinya,” pungkasnya.
Selain itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Yosias Fonataba memberikan apresiasinya kepada pihak SMK Negeri 2 Jayapura yang telah menyelenggarakan job matching ini, dimana kedepannya dunia usaha mencari calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan lowongan pekerjaan yang ada di perusahaan atau industri nya. Oleh sebab itu Diharapkan dengan adanya kegiatan ini ada kerjasama yang baik antara pihak SMK dengan dunia usaha terutama pada dunia industri yang berada di wilayah Kota Jayapura.
“Kami dari Pemerintah Kota Jayapura hanya mempunyai bursa kerja pemerintah untuk saat ini tidak bisa ditanggulangi secara terperinci. Oleh sebab itu dari peraturan yang dikeluarkan oleh Undang-Undang sampai dengan Keputusan Presiden dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja serta Peraturan Pemerintah Daerah, kami juga memberikan izin kepada SMK untuk membuka bursa kerja khusus supaya pihak SMK bisa menangani masalah ketenagakerjaan itu dengan baik yang artinya mereka bisa mendaftar atau memantau tenaga kerja yang bekerja sesuai dengan kebutuhan di dunia industri,” imbuhnya.
Ia juga mengimbau kepada dunia industri atau dunia usaha jika mencari tenaga kerja dapat langsung menghubungi BKK SMK yang berada di kota Jayapura sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada di kota Jayapura dengan tidak mendatangkan tenaga kerja dari luar. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua).
Baca Juga :  PPD dan PPS Kota Jayapura Untuk Pilgub 2018 Menunggu Pelantikan