Friday, 24 Nov 2017
Berita Provinsi Papua POLHUKAM

Masih Mo Pakai Baju Dinas, ASN Papua Kam Stop Miras di Jam Kerja !!!

ASN di lingkungan Pemprov Papua saat mengikuti apel pagi di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin kemarin. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Gubernur Papua,  Lukas Enembe mengeluarkan larangan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tak mengkonsumsi minuman keras (miras) saat jam kerja di lingkungan perkantoran.

Hal itu disampaikan Lukas Enembe,  usai menyaksikan penandatanganan pakta integritas dukungan terhadap pelarangan penjualan, peredaran dan produksi minimal beralkohol di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Dimana penandatangan tersebut, dilakukan secara simbolis oleh Kepala Bappeda Papua, Muhammad Musa’ad, Plt. Kasat Pol PP Papua Doren Wakerwa, Kepala Dinas Sosial Papua Ribka Haluk, Kepala Kominfo Papua Kansiana Salle, serta Kepala Dinas Pariwisata, Senin (2/10), di Halaman Kantor Gubernur Dok II Jayapura.

Dia mengatakan, bagi ASN yang ketahuan mengkonsumsi miras, akan langsung diberikan teguran lisan. Sementara bila belum jera, akan langsung disanksi sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Melalui penandatanganan ini maka ASN Harus menyatakan sikap untuk tidak miras lagi. Karena ASN sebagai pemerintah dan pelayan rakyat yang membuat aturan, maka kita pun harus menjadi contoh bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Pilgub Papua 2018 : Jalur Perseorangan Sudah Dibuka, KPU Akui Belum Ada Pendaftar
Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH., dalam sebuah wawancara.. (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)

“Makanya, melalui penandatanganan ini saya berharap ASN tidak miras lagi. Apalagi kalau masih pakai baju dinas lalu miras.  Tidak boleh miras lagi, karena kita sudah tanda tangan pakta integritas. Ini untuk menyelamatkan orang Papua,” imbaunya.

Sementara dalam penandatanganan pakta integritas ini, menginstruksikan lima poin yang ditandatangani. Diantaranya, mendukung Perda 15  Tahun 2013 tentang pelarangan produksi, pengedaran dan penjualan minuman beralkohol. Mendukung pelarangan pengedaran dan penjualan miras di lingkungan Pemprov Papua.

Dikatakan, Siap bekerjasama dengan instansi terkait dalam melakukan pengawasan terhadap pelarangan produksi, pengedaran dan penjualan minumam beralkolhol di lingkkungan Pemprov Papua.

Tidak mengkonsumsi, mengedarkan dan menjual minuman beralkohol  di lingkungan Pemprov Papua maupun di tempat tinggalnya.

Melaksanakan pakta integritas sejak penandatangan serta siap dikenakan sanksi sesuai ketentuan pelaksanaan yang berlaku bila melanggar. (Erwin /Koran Harian Pagi Papua)