Pesta Makan Papeda “Helay Mbay, Hote Mbay” di Kampung Abar

0
18
Kepala Kampung Abar, Naftali Felle, dengan ramah menerima tamu yang datang serta menjelaskan proses dan tatacara kebiasaan adat masyarakat dalam pesta makan Papeda bersama di kampung tersebut.
Pendiri Papua Jungle Chef Community, Charles Toto, ikut mendukung acara tersebut dan memberikan apresiasi atas berbagai menu lokal yang disajikan masyarakat dengan bahan alami yang disediakan Tuhan di Kampung Abar.
Gerabah merupakan alat dapur berbentuk wadah terbuat dari tanah liat yang dibakar dan memiliki fungsi untuk memasak berbagai makanan, seperti papeda, keladi, ubi, ikan dan sayur. Gerabah juga dapat digunakan untuk menyimpan sagu dan air. Masyarakat Kampung Abar, Sentani menyebut hele untuk gerabah berukuran besar dan sempe untuk gerabah berukuran kecil.
Acara Makan Papeda bersama, bukan hanya disajikan kepada masyarakat Papua yang datang, namun ada sejumlah turis mancanegara dari Amerika juga ikut hadir dan menikmati makanan Khas Papua.
Cinta di Kampung Abar, ketika melihat kedepan halaman rumah ialah Danau Sentani sebagai pusat kehidupan masyarakat setelah, selain memiliki dusun sagu dan kekayaan alam lainnya.
Seorang Mama dari Kampung Abar, saat menyiapkan berbagai menu lokal dari hasil alam, berupaka ikan mujair dan ikan gabus serta ulat sagu dan Papeda sebagai menu utama kepada masyarakat yang datang.
Keceriaan sejumlah pengunjung yang dengan ceria menikmati makan Papeda.
Mama saat sedang memutar papeda dengan hiloy diatas sempe yang disajikan.
Suasana yang begitu ceri dan akrab dengan acara tersebut.
Sejumlah relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi di tempat yang berbeda, pada lokasi Kampung Abar, tampak menikmati makan bersama dengan Papeda dan ikan gabus.
Kebersamaan adalah makna dalam acara tersebut, sebab rasa memiliki untuk menyelesaikan Papeda yang disantap bersama. Mengasyikan dengan sajian menu yang lezat
Abadikan. Sebuah keluarga yag menikmati makan bersama mencoba mengabadikan moment tersebut.
Mama dan Bapa Felle, orang tua yang baik hati melayani dengan sabar dan penuh senyuman untuk masyarakat yang datang. Tuhan Berkati Selalu Untuk Masyarakat Kampung Abar.
Perjalanan ke Kampung Abar harus ditempuh dari Yahim menggunakan motor jonson.
Wajah Asli Sajian Alami Papeda dan Ikan Mujair Sambal. Kepala Kampung Abar, Naftali Felle  mengatakan,  bahwa Pesta Makan Papeda Dalam Sempe,  mengambil tema Helay Mbay, Hote Mbay.
Wajah Kampung yang terpampang dalam sebuah papan informasi di Dermaga Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua..
Gerabah merupakan alat dapur berbentuk wadah terbuat dari tanah liat yang dibakar dan memiliki fungsi untuk memasak berbagai makanan, seperti papeda, keladi, ubi, ikan dan sayur. Gerabah juga dapat digunakan untuk menyimpan sagu dan air. Masyarakat Kampung Abar, Sentani menyebut hele untuk gerabah berukuran besar dan sempe untuk gerabah berukuran kecil.
Seorang anak dengan pakaian adat, ikut menyambut tmu yang datang dengn kceriaan bersama mamanya dan masyarakat Kampug Abar.
Selalu bersukacita menikmati makanan khas Papua. Disyukuri berkat Tuhan bagi Tanah Papua.
Sebagian besar penduduk di Kampung Abar berprofesi sebagai pembuat gerabah. Umumnya pembuat gerabah di Kampung Abar adalah kaum wanita
Perlu Dihabiskan Baik Papeda ini.
Rumah Panggung di Pinggiran Danau Sentani.
Hasil Alam Tuhan telah sediakan, sehingga acara ini sebagai syukuran dari Kampung Abar. Tampak Papeda dan Ikan Mujair Sambal siap untuk disantap bersama.
Kampung Yahim, menjadi tujuan awal untuk naik jonson menuju Kampung Abar
Pacaran sambil nikmati Papeda bersama di Kampung Abar
Foto Bersama di dermaga dengan latar belakang Gereja di Kampung Abar. Menjadi Turis Lokal menikmati budaya alam Danau Sentani.
Tuhan Berkati Kampung Abar, dalam syukuran dengan 50 sempe telah menjadi berkat bagi banyak orang yang datang.