Gapura Desak Komisi II DPR RI Menolak Rekom Bawaslu

0
31
Ilustrasi Suasana Warga Saat Ikut Pencoblosan pada Pemilukada 15 Februari 2017 lalu (LintasPapua.com)
Ilustrasi Suasana Warga Saat Ikut Pencoblosan pada Pemilukada 15 Februari 2017 lalu (LintasPapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Ketua Gerakan Pemuda Jayapura (Gapura), Jack Puraro, S.PAK, M.Si, meminta, agar Komisi II DPR RI dapat mengamakan mandat rakyat Bumi Kenambay Umbay.

“Kami minta Komisi II DPR RI untuk dapat menindaklanjuti dan juga mengamankan mandat rakyat yang telah diamanatkan kepada Paslon Nomor Urut 2, Mathius Awoitauw – Giri Wijayantoro melalui proses pesta demokrasi baik pada pelaksanaan Pilkada Serentak Jilid II tanggal 15 Februari 2017 maupun pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada tanggal 23 Agustus 2017 lalu, pintanya di Hotel Sentani Indah, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, baru-baru ini,”
ujar Jack Puraro, S.PAK, M.Si.
Selain itu, dirinya menyampaikan bahwa Gapura juga meminta kepada Komisi II DPR RI untuk dapat meninjau kembali rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Bawaslu RI Nomor: 9835/K.Bawaslu/PM.06.00/IX/2017 tanggal 20 September 2017, perihal rekomendasi Bawaslu RI terhadap laporan Nomor: 24/LP/PGBW/IX/2017.
Jack Puraro menegaskan, jika mandat rakyat ini ditolak maka konsekuensinya adalah Pemuda Jayapura dalam hal ini Gapura akan menggerakkan semua komponen masyarakat di Bumi Khenambay Umbay untuk melakukan boikot terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Jayapura.
Kami tidak bermaksud mengintervensi Komisi II DPR RI. Tapi, ingin menegaskan supaya mandat rakyat ini harus diamankan sesuai dengan hasil Pilkada maupun PSU yang sudah berlangsung, tegasnya dihadapan Anggota Komisi II DPR RI yang disampaikannya dalam bentuk pernyataan sikap pemuda Jayapura yang tergabung dalam wadah Gapura tersebut.
Menurut dia, Bawaslu RI harusnya mengutamakan kepentingan rakyat, karena rakyat di Kabupaten Jayapura telah memilih pemimpinnya. Bawaslu jangan mengutamkan kepentingan tertentu, tetapi mandat rakyat lewat proses demokrasi ini yang harus dijaga.
Ia menyampaikan, pihaknya tidak akan tinggal diam. Tapi, tegasnya akan mengawal pernyataan sikap tersebut, bahwa mandat rakyat telah diamanatkan kepada pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Mathius Awoitauw-Giri Wijayantoro (MARIO).
“Kami dari Gapura tidak akan tinggal diam, dan kami akan terus mengkawal pernyataan sikap yang sudah di sampaikan baik oleh lembaga adat, pihak perempuan dan juga pihak pemuda, sampai pasangan calon pemenang Pilkada dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jayapura untuk periode 2017-2022, tandasnya. (Irf /Koran Harian Pagi Papua)