Mukerwil  GKPMI Jayapura Membangun Semangat Pelayanan

0
901
Suasna M
Ketua Panitia Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) Gereja Kalvari Pentakosta Missi Indonesia (GKPMI) Wilyah Kota dan Kabupaten Jayapura, Pdt. Yohanis Legu , bersama isterinya. (Eveerth)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Ketua Panitia Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) Gereja Kalvari Pentakosta Missi Indonesia (GKPMI) Wilyah Kota dan Kabupaten Jayapura, Pdt. Yohanis Legu mengatakan kegiatan ini terlaksana dalam rangka membangun semangat pelayanan dan kerja mendata kembali jemaat secara organisasi.

“Kegiaitan rencana tiga hari dan merupakan musyawarah kerja wilayah, dengan memasang target yang lebih jelas , tentunya aan dibahas dalam pertemuan, jadi bukan hanya membahas dalam jemaat , tetapi juga masalah keluar,” ujar Pdt. Yohanis Legu, , saat diwawancarai, di Gereja Jemaat Laha – Roi Kotaraja Dalam, Selasa (26/9/2017).

Dijelaskan, bahwa kegiatan ini diikuti badan pengurus yang nantinya membahas masalah jemaat dan akan mengumpulkan data – data jemaat dari daerah, wilayah hingga tingkat sinode.

“Kami berterimakasih atas dukungan Pemerintah Kota Jayapura, sehingga bisa membantu pelaksanaan kegiatan,” ucapnya.

Suasana Musyawarah Kerja Wilayah. (Eveerth)

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Jayapura, Hanock Wambukomo berharap, adanya komunikasi yang baik dari gereja dengan pemerintah, sehingga ada hal – hal yang terjadi bisa dikomomunikasikan.

“Pemerintah adalah wakil Allah, demikian gereja juga hadir bisa berkoordinasi dengan pemerintah, dalam hal ini  dinas terkait untuk membahas bersama  hal – hal yang mungkin bisa dibantu pemerintah,” katanya.

Panitia saat foto bersama di dalam gereja. (Eveerth)

Sementara itu, Sekretaris Jemaat, Arnold Rouw, SH., menuturkan,  selama tiga hari pihaknya aan membahas bersama  dan ini merupakan rapat yang pertama kali digelar.

“Organisasi ini sudah lama dan agak sedikit lambat berkembang, namun kini telah memiliki delapan jemaat yang tersebar di kabupaten dan kota di Jayapura,” jelasnya.

Diharapkan, kepada  pengurus yang hadir bisa membicarakan kepentingan organisasi gereja lebih maju lagi dan tentunya dengan terus menjalin kerjasama dengan pemerintah dan membangun jemaat dalam melayani Tuhan.

Selain membuka kegiatan Hanock Wambukomo juga memberikan wejangan dan dilanjutkan dengan materi diskusi dari Kementerian Agama tentang Radikalisme  dan di akhiri dengan acara ramah tamah jamuan makan bersama. (Eveerth Joumilena)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here