Aliansi Kebhinekaan Serukan Masyarakat Jaga Indonesia

0
873
Indonesia (kukerjakanprmu.blogspot.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Aliansi Kebhinekaan yang terdiri dari  PMII, GMNI, PMKRI, HIKMAHBUDHI, KMHDI, GMKI, menyerukan dalam seruan Panca Seruan Kebangsaan, yakni Mendukung Pemerintah untuk menanamkan dan mengarustamakan nilai-nilai Pancasila melalui Perppu No. 2 tahun 2017 tentang ORMAS dengan tetap mengedepankan kemanusiaan yang adil dan beradab.

Hal ini disampaikan oleh Sahat Martin Philip Sinurat, Ketua Umum PP GMKI,  Agus Herlambang, Ketum PB PMII, Putu Wiratmaya, Ketum PP KMHDI dan Sugiartana, Ketum PP HIKMAHBUDHI serta Chrisman Damanik, Ketum PP GMNI, dalam pernyataan pers yang diterima via email.

 

 

Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Sahat Marthin Philip Sinurat meminta, kepada  pihak berwajib menegakkan supremasi hukum dengan menindak tegas setiap individu maupun organisasi yang melakukan tindakan mengganggu ibadah umat beragama, persekusi, ataupun ujaran kebencian yang menyinggung SARA termasuk di media sosial.

 

“Meminta para pemimpin publik dan institusi untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat menimbulkan kericuhan dan menghimbau masyarakat untuk kritis terhadap lalu lintas isu dan arus informasi agar tidak cepat terhasut dan terprovokasi dengan berita dan informasi yang tidak benar (hoaks),” ujar Sahat Martin Philip Sinurat, Ketua Umum PP GMKI,  Agus Herlambang, Ketum PB PMII, Putu Wiratmaya, Ketum PP KMHDI., dalam release press yag diterima.

Sementara itu, Sugiartana, Ketum PP HIKMAHBUDHI serta Chrisman Damanik, Ketum PP GMNI, keduanya menyampaikan, kepada Pemerintah melaksanakan reforma agraria sejati, mengendalikan harga di sektor pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani dan swasembada pangan, dan membuat kebijakan perdagangan yang mendukung produsen serta pedagang kecil dan menengah.

“Kami menyerukan pentingnya setiap elemen masyarakat menjaga Persatuan Nasional dan tidak terperdaya dengan kepentingan elit ataupun kelompok yang sedang berupaya memecah-belah bangsa dan masyarakat,” jelasnya.

 

Disampaikan, bahw pengarustamaan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap sendi kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara harus dilakukan karena Pancasila adalah ideologi  dan pandangan hidup bangsa Indonesia.

 

“Pemerintah, lembaga agama, lembaga pendidikan, partai politik, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, dan berbagai lembaga lainnya berkewajiban menanamkan dan menegakkan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan, pedoman, dan cita-cita bangsa,” tandasnya.

 

 

Pihaknya mengakui, Untuk menanamkan dan menegakkan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara, Pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas).

“Perppu Ormas resmi berlaku setelah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada hari Senin (10/07/2017) lalu. Perppu Ormas adalah upaya penanaman dan penegakan nilai-nilai Pancasila di dalam organisasi masyarakat, sehingga tidak ada organisasi masyarakat yang menggunakan paham anti Pancasila yang gerakannya beberapa waktu lalu sudah seperti wabah virus,” jelasnya. (Eveerth Joumilena)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here