Masyarakat Diajak Tenang Terkait Rekomendasi Bawaslu RI

77
Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Jayapura, Jimmy Yoku, saat memberikan keterangan pers. (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Jayapura, Jimmy Yoku mengajak, kepada seluruh masyarakat, khususnya pemuda di Kabupaten Jayapura untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan adanya isu-isu yang berkembang akhir-akhir ini di media sosial maupun media massa seperti media cetak dan media elektronik, yang mana terkait adanya rekomendasi Bawaslu RI.

Hal tersebut disampaikan Jimmy Yoku ketika memberikan keterangan kepada wartawan, guna menanggapi rekomendasi dari Bawaslu RI ke KPU RI yang meminta kepada KPU untuk mendiskualifikasi Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2, karena dinilai telah melanggar aturan Undang-Undang (UU) Nomor 8 tahun 2015 Pasal 162 Ayat 3 tentang Pilkada, pada Selasa (26/9/2017) di Kedai Kopi Kampoeng, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Menurutnya, Papua saat ini sangat sensitif dengan isu Pilkada. Sehingga masyarakat di daerah ini, terlebih khusus kepada pemuda harus tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Jangan sampai karena isu ini, membuat situasi di Kabupaten Jayapura terpecah-belah. Untuk itu, saya minta masyarakat tetap tenang dan bersabar menunggu hasil sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) RI serta keputusan resmi dari KPU,” ujar Jimmy Yoku.

Pada kesempatan tersebut, Jimmy juga menjelaskan, bahwa isu-isu yang tersebar melalui media sosial, media cetak dan elektronik memang betul. Akan tetapi kata dia, semua keputusan dan kebenaran dari hasil Pilkada Kabupaten Jayapura masih di tangan pihak penyelenggara dalam hal ini KPU.

“Oleh karena itu, saya harap semua dapat bersabar menunggu hasil sidang MK yang rencananya akan dilaksanakan kembali pada Rabu (27/9/2017) mendatang dan juga mendengar penyampaian langsung dari lembaga resmi KPU dalam waktu dekat ini,” harapnya.

Jimmy mengakui, bukan hanya masyarakat saja yang sudah tidak sabar menunggu Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Dirinya juga sebagai bagian dari organisasi kepemudaaan di daerah ini sudah sangat ingin melihat pemimpin Kabupaten Jayapura.

“Karena kita di daerah ini butuh pemimpin. Supaya pembangunan yang sempat tertunda akibat proses Pilkada ini dapat kembali berjalan. Maka itu, kita harus bersabar dan berdoa agar secepatnya Pilkada Kabupaten Jayapura dapat terselesaikan. Sehingga pembangunan dan berbagai tuntutan masyarakat dapat diperhatikan kedepannya,” tandasnya.  (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)