8 Ribu Warga Waena Belum Miliki KTP – EL, Data Akan Dihapus Dispendukcapil

0
59
Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., saat melakukan sidak ke kelurahan waena. (Elsye Sanyi)
Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM., saat melakukan sidak ke kelurahan waena. (Elsye Sanyi)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura, Merlan S. Uloli, SE. M.Si mengungkapkan berdasarkan database Dispendukcapil Kota Jayapura bahwa sebanyak 8.000 warga di Kelurahan Waena, Distrik Heram belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik ( KTP –  El) bahkan belum melakukan perekaman tersebut.

 

Hal ini dikatakan Merlan usai apel penertiban elekronik  – KTP-el yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM, bertempat di Halaman Kantor Distrik Heram, Sabtu (18/9/2017).

 

Guna memastikan hal tersebut, Merlan membentuk empat tim penertiban KTP-el yang berasal dari aparat Kepolisian, TNI AL/AD, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jayapura, Aparatur Sipil Negara Dispendukcapil Kota Jayapura bersama Lurah Waena dan beberapa stafnya, yang berkisar 100 orang untuk melakukan penertiban KTP-el door to door atau dari pintu ke pintu, di enam Rukun Warga (RW) yang ada di Kelurahan Waena, dengan mendatangi langsung rumah warga, kos-kosan, dan juga asrama-asrama mahasiswa. Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, timnya juga telah dibekali lengkap dengan daftar nama 8.000 warga dalam database mereka.

 

“Jika di satu RW ditemukan banyak warga yang namanya ada dalam database Dispendukcapil, maka kami langsung akan melakukan perekaman disitu dengan mendatangkan mobil perekaman KTP-el, tapi jika sedikit yang belum melakukan perekaman maka akan kami arahkan yang bersangkutan untuk melakukan perekaman di Kantor Distrik Heram,” jelasnya.

 

Merlan juga mengemukakan jika warga yang dituju tidak ada di tempat, seperti telah pergi ke tempat kerja dan kampus, maka pihaknya akan mendatanginya di lain waktu, tetapi jika didapati yang bersangkutan telah pindah keluar dari Kota Jayapura, maka nama warga itu akan langsung dicoret dari database Dispendukcapil Kota Jayapura.

 

Diakuinya, pihaknya akan terus melakukan penertiban KTP – El di seluruh Kota Jayapura, yang pada awal 2017 ini dilakukan di Kelurahan Waena, sesuai dengan database warga terbanyak yang belum memiliki KTP – El.

Ilustrasi KTP Elektronik (istimewa)

“Dari penertiban  KTP –  El yang dilakukan ini akan dijadikan sebagai sampel, jika hasil penyisiran itu berdampak baik. Karena dari database kita ada 70.000 warga Kota Jayapura yang belum memiliki e – KTP. Untuk itu, saya berharap warga yang belum memiliki e – KTP  agar segera melakukan perekaman secepatnya, karena batas waktu perekaman yang telah diberikan hanya sampai 31 September 2017.

 

“Apabila belum melakukan perekaman sampai batas waktu yang kami tentukan, maka namanya akan kami hapus dari database Dispendukcapil Kota Jayapura. Karena kami telah memberitahukan informasi ini sejak dua bulan lalu melalui media cetak maupun elektronik,” tegasnya. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)