BNN Jayapura Rehabilitasi 54 Penguna Narkoba

0
12
Ilustrasi Obat - obatan. bagian dari pelayanan kesehatan yang harus dikontrol untuk keperluan pasien. (Istimewa)

Ilustrasi Obat – obatan. (Istimewa)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dalam kurung waktu satu tahun, Badan Narkotika Nasional kabupaten Jayapura tengah melakukan rehabilitasi 54 pengguna narkoba, ada yang di rujuk ada yang rehabilitasi di tempat.

“Ke 54 orang yang sedang direhabilitasi paling banyak pelajar, mereka ada yang pecandu, penyalahgunaan dan korban penyalahgunaan narkoba,” kata kepala BNN Jayapura, Ariato, kapada wartawan di Sentani, Rabu (20/9/2017).

Dari jumlah tersebut dua orang yang sudah di rujuk untuk direhabilitasi di balai rehabilitasi Baduha Makasar. Sedang sisanya dilakukan rehab rawat jalan, agar tidak mengganggu aktivitas belajar di sekolah.

Menurut Arianto, jenis narkoba yang paling banyak digunaka adalah Ganja untuk usia pelajar sedang dewasa mengunakan Sabu.

Proses rahabilitasi ini dilakukan untuk menyembuhkan mereka yang terlibat narkoba, namun ada juga penguna narkoba yang tidak mau melapor untuk di rehabilitasi karena takut.

“Ada penguna narkoba, tapi tidak mau melapor untuk di rehab karena takut nanti di tangkap BNN,” tutur Arianto.
Untuk menekan semakin meningkatnya kasus narkoba, BNN kabupaten Jayapura terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba di tingkat sekolah, lembaga hingga ke kampung.

Kendala BNN selama ini, tidak ada panti rehabilitasi di Papua, sehingga BNN berharap ada perhatian serius dari pemerintah provinsi Papua dan kabupaten kota untuk membangun panti rehabilitasi. (*)