Badan Kontak Majelis Taklim Perlu Lakukan Kaderisasi

0
47
Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Anni Rumbiak, saat menyampaikan arahan pada musyawarah wilayah III Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Papua, di Jayapura, Kamis kemarin. (Erwin)

Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Anni Rumbiak, saat menyampaikan arahan pada musyawarah wilayah III Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Papua, di Jayapura, Kamis kemarin. (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA ) – Pemerintah Provinsi Papua mengimbau Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) sebagai organisasi kemasyarakatan, dapat melakukan kaderisasi di kabupaten dan kota hingga ke tingkat kampung, sekaligus membangun organisasi secara baik dalam mendukung visi misi program kerja pemerintah daeah.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Anni Rumbiak pada pembukaan musyawarah wilayah III Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Papua di Jayapura, Kamis (14/9/2017) kemarin.

Pemprov, lanjut Anni, menyambut positif kegiatan musyawarah wilayah itu, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan BKMT Papua dapat memberikan pencerahan bagi kemajuan organisasi ini kedepan, guna mendukung program kerja pemerintah daerah.

“Sebab untuk mewujudkan hal itu, tentunya dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak yang tak hanya dari muslim secara khusus saja. Namun juga seluruh lapisan masyarakat”.

“Makanya, Pemprov Papua sampai saat ini terus mendorong pengembangan organisasi BMKT supaya menjadi salah satu organisasi yang lebih maju. Selanjutnya dapat diandalkan dalam membina serta membentuk generasi lebih bermoral maupun berdaya guna,” tutur dia.

Pada kesempatan itu, Anni mengimbau BMKT agar dapat menjadi mitra Pemerintah Provinsi Papua dalam pembangunan spiritual generasi bangsa ke depan.

“Sebab dengan begitu, BKMT diyakini bakal menjadi sebagai agen perubahan yang membantu pemerintah mensukseskan visi dan misinya. Dengan begitu, pembangunan spiritual itu akan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada diatas tanah ini”.
“Karena itu, kita juga harap supaya pelaksanaan musyawarah wilayah ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk bergerak maju dan membentuk organisasi yang lebih baik dari waktu ke waktu, guna menunjang visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua dalam membangun daerah,” tutupnya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)