Bupati Kabupaten Biak Numfor, Thomas Alva Edison Ondi, saat mendatangi Polda Papua. (Richard Mayor)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pasca penahanan Bupati aktif Kabupaten Biak Numfor, Thomas Alva Edison Ondi sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi senilai 84 Milyar oleh Kepolisian Daerah Papua (Polda Papua),
Senin 18 September 2017. Tak berdampak pada kondisi keamanan atau ganguan “kamtibmas” di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Kapolres Biak Numfor AKBP H. Rachmad Amsori, SIK mengatakan, pasca ditahannya Bupati Biak Numfor, Thomas Alva Edison Ondi sebagai tersangka dugaan pidana korupsi oleh Polda Papua, tak berdampak pada
situasi kamtibmas di biak.

Terkait kondisi kabtibmas, tegas Kapolres, hingga kini Kota Biak dalam keadaan aman”. katanya kepada Kabar5.Com, Senin Malam, 18 September 2017.

Ilustrasi Penjara Polda Papua. (Istimewa)

Tuk itu, Ia selaku penanggungjawab keamanan di pulau Biak itu, menghimbau kepada masyarakat, agar tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa, tak usah terpengaruh dengan proses hukum yang dijalani
oleh Pak Bupati.

“Hormati proses hukum yang sedang berjalan sehingga proses hukum berjalan lancar dan bisa cepat selesai dan tuntas. pesan Kapolres.(Richard Mayor)