RSUD Jayapura Gelar Operasi Katarak Gratis

0
10
Direktur RSUD Jayapura, Josef Rinta. (Erwin)

Direktur RSUD Jayapura, Josef Rinta. (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura pada hari ini (Sabtu,red) berencana melakukan operasi katarak gratis kepada 20 pasien yang telah melakukan pendaftaran sebelumnya.

Direktur RSUD Jayapura Josef Rinta melalui Petugas Pelaksana Fungsional Poli Mata RSUD Jayapura,dr. Amy Aurelian mengatakan operasi tanpa dipungut biaya ini, sebagai bentuk kepedulian dan peningkatan pelayanan dari rumah sakit daerah kepada masyarakat di bumi cenderawasih.

“Namun sebelum di operasi nanti kita cek terlebih dahulu derajat katarak dari pasien penderita katarak. Sebab yang harus mengikuti operasi adalah pasien yang derajat kataraknya, tidak bisa terlalu keras atau lembek. Kemudian tidak boleh tensi atau gula darah tinggi,” terang dia di Jayapura, kemarin.

Sementara untuk memaksimalkan operasi katarak di RSUD Jayapura, setiap pasien bakal dibantu dan ditangani secara langsung oleh tim dokter dari RS Karyadi, Semarang.

“Tim dokter RS Karyadi sudah sangat berpengalaman melakukan operasi katarak. Sehingga kita harap ada banyak pasien yang nanti dapat dioperasi, sehingga membantu dalam pemulihan kesehatan matanya,” katanya.

Sementara itu, terkait tentang metode yang digunakan untuk melaksanakan operasi katarak, lanjut dia,bakal digunakan dengan menggunakan tehnik bedah feco atau phaecoemulsifikasi.

Operasi dengan metode ini dapat dilakukan dengan tanpa jahit dan suntik. “Sebab yang terpenting dalam operasi ini adalah, pasien dijamin dapat langsung beraktivitas. Pasien juga dapat pulang tanpa mata diperban,” katanya.

“Memang alat ini baru pertama di Papua dan kini sudah dimiliki RSUD Jayapura maupun di RS. Dian Harapan. Sehingga demikian, kita harap dengan keberadaan alat ini diharapkan lebih banyak lagi mata pasien di Papua yang pulih,” harapnya.
Sebelumnya, RSUD Jayapura telah melakukan serangkaian operasi, diantaranya pengangkatan batu ginjal dengan menggunakan alat CT Scan Radiologi. Selanjutnya, operasi onkologi yang sifatnya mencegah perkembangan kanker dalam tubuh manusia.
Disamping itu, melakukan operasi bedah saraf dengan mendatangkan beberapa dokter spesialis dari rumah sakit ternama di Indonesia.(Erwin /Koran Harian Pagi Papua)