Liga Santri Nusantara Regional Papua Diikuti Lima Tim Sepakbola

0
20
mengawali pertandingan di lapangan Brimob Kotaraja. (lintaspapua.com)

Penyerahan piala dari Kementerian Agama Papua kepada Panitia lomba disaksikan Ketua NU Papua di lapangan Brimob Kotaraja. (LintasPapua.com)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Ketua Panitia Liga Santri Regional Papua, Ahmad Muhazir, SE, M.Si., mengatakan untuk kegiatan Liga Santri Nusantara Regional Maluku – Papua, khususnya di Papua hanya diikuti oleh lima tim sepakbola.

“Liga Santri Nusantara adalah kompetisi yang khusus menggarap atlet sepkbola yang berbasis Pondok Pasantren dalam rangka mewujudkan cita – cita mulia sepakbola Indonesia,” ujar Ahmad Muhazir, dalam sambutannya, Minggu (17/9/2017).

Dijelaskan, bahwa tim yag mengikuti Turnamen Liga Santri Nusantara adalah sebanyak lima, yaitu Hidayatulah, DDI, Nurul Anwar, Al Kautsar dan Yaa Bunayya.

“Tentunya dengan liga ini juga menambah dan mencetak atlet – atlet sepakbola yang berkualitas untuk membela bangsa di kancah nasional,” jelasnya.

Diakui, berbagai cara sudah dilakukan mengundang semua daerah dan telah dikonfirmasi, namun karena adanya alas an waktu, namun terbentur dengan waktu, sehingga hanya Kabupaten dan Kota Jayapura saja.
Drinya berharap, akan lahir pemain yang handal baik mewakili Papua maupun di kancah nasional.

“Setelah siapa yang juara di Papua, akan ke Ambon dan masuk fase final di Jakarta,” tandasnya.

Tim Kesebelasan Hidayatulah saat pemanasan sebelum bertanding Mewalan DDI. (LintasPapua.com)

Sementara itu, Ketua Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Papua, Dr. H. Toni Wanggai, dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung dan memberikan apresiasi atas pertandingan Liga Santri Nusantara.

“Kami sambut baik dan apresiasi ketua panitia sehingga kegiatan ini dapat berjalan baik, kami sampaiakn terimakasih juga untuk Kementerian Agama dan menjadikan kegiatan ini sebagai pihak piala bergilir,”kata Toni Wanggai, dalam sambutannya.

“Kita doakan dari jebolan liga santri nusantara akan melahirkan pemain – pemain sepakbola muda untuk Indonesia,” katanya.

foto bersama wasit dan hakiim garis yang akan memimpin pertandingan. (lintaspapua.com)

Dikatakan, ucapan terimakasih juga untuk semua yang sponsor BNI dan Kapolda Papua yang memberikan dukungn dengan dipakainya lapangan brimob menjadi tempat bertanding.

Sementara itu, Perwakilan Kementria Agama mengakui, sangat mendukung kegiatan tersebut dan berharap bisa berjalan baik dan menghasilkan bibit – bibit muda sepakbola di Indonesia.

mengawali pertandingan di lapangan Brimob Kotaraja. (lintaspapua.com)

Pertandingan pembukaan dilaksanakan di Lapangan Brimob antara Hidatullah melawan DDI, namun sebelumnyakegiatan ini dibuka bersama dengan menggunting pita dan eksekusi tendangan bola ke gawang. (Fransisca /LintasPapua.com)