Kota Jayapura Bawa Pulang 4 Medali Emas Dari Kaimana

0
5
Pengurus Pesparawi Kota Jayapura. (Istimewa)

Pengurus Pesparawi Kota Jayapura. (Istimewa)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Ketua Kontingen Pesparawi Kota Jayapura, Yohanis Wemben, SH,MH., mengatakan, secara keseluruhan Tim Pesparawi Kota Jayapura sudah tampil dengan baik.

“Hanya memang persaingan itu ketat sehingga Kota Jayapura bisa berbangga mendapatkan 5 medali diantara satu campion empat diantaranya itu medali emas, satu medali silver. Secara keseluruhan kita sudah tampil bagus, hanya memang masing-masing daerah juga siap jadi ya semua kita harus terima dengan senang hati, dan kita sudah optimal,” ujar Ketua Kontingen Pesparawi Kota Jayapura, Yohanis Wemben, SH,MH., saat dikonfirmasi, Minggu (17/9).

Diakui, dengan perolehan medali tersebut, dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua tim Kota Jayapura yang terdiri dari anggota Paduan Suara, Pelatih, Pengurus LPPD Kota Jayapura yang telah memberikan yang terbaik untuk Tim Kontingen Kota Jayapura dalam mengikuti Pesta Rohani atau Pesta Iman yang berlangsung di Kota Senja Kaimana, Papua Barat.

“Dengan pengaaman yang ada, kedepannya pasti akan berlatih lebih baik lagi, sehingga tiga tahun mendatang ivent yang sama di selenggarakan di Timika, kontingen Kota Jayapura dapat meraih medali emas lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Tim Pesparawi Kota Jayapura, saat tampil dalam lomba. (Istimewa)

Yohanis Wemben, yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) menuturkan, apabila Kota Jayapura ditunjuk selaku tuan rumah Pesparawi, sudah pasti kita siap, apalagi infrastruktur kita lebih memadai.

Dari 12 jenis lomba, Kota Jayapura hanya mengikuti 6 mata lomba. Paduan suara dewasa pria berhasil meraih Campion, paduan suara wanita dewasa medali emas, paduan suara dewasa campuran meraih medali emas.
“Sedangkan paduan suara remaja meraih medali emas, solo remaja putri medali emas, solo remaja putra Kota Jayapura mendapat Perak,” tandasnya.

Sementara itu, Pengurus LPPD sekaligus Panitia Pengurus Kontingen Kota Jayapura, Daniel Mano berpikir bahwa usai kegiatan ini, harus ada evaluasi, sebab evaluasi itu sangat penting. Baik itu evaluasi terhadap penyelenggara/tuan rumah dan evaluasi bagi semua yang terlibat dalam kegiatan Pesparawi ini.

Sebab inti sebetulnya dari kegiatan itu adalah bagaimana kita memperkokoh atau memperkuat iman diantara kita umat Kristen yang ada di Tanah Papua baik di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kontingen Pesparawi Kota Jayapura, Kategori PSDP saat tampil di Kaimana. (ISTIMEWA)

Khusus untuk evaluasi terhadap penyelenggaraannya, maksudnya bahwa pada LPPD Provinsi Papua mungkin ada aturan-aturan yang perlu ditinjau kembali dalam evaluasi ini seperti contoh saja, kalau anggota paduan suara tersebut harus ber-KTP pada kota A, harus mewakili kota A, jangan mewakili daerah lain.
Dirinya berharap, LPPD Provinsi Papua dan Papua Barat pada setiap kabupaten/kota nya untuk memberikan kesempatan kepada warganya yang memiliki suara merdu untuk bisa bergabung dalam kontingen Perparawi didaerahnya.

“Sehingga disatu sisi tidak menjadi anggota Pesparawi untuk menutup peluang orang lain, tetapi juga dengan suaranya yang merdu itu bernyanyi bagi Tuhan untuk menguatkan iman sesama umat Kristiani di daerahnya tersebut,” katanya.
Ditambahkan, agar jangan menutup peluang bagi mereka yang berada di daerah-daerah itu, karena bukan juara yang kita cari, tapi berikan kesempatan kepada generasi muda yang ada di wilayah administrasi itu.
“Sehingga mereka juga bisa memacu diri berkembang tidak boleh,” katanya. (Fransisca /LintasPapua.com)