Sosialisasi Awal Persiapan PON XX di Kabupaten Jayapura

Pengeboran awal untuk penancapan tiang pancang pembangunan Stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan, oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Elia Loupatty., beberapa waktu lalu. (Erwin)
SENTANI (LINTAS PAPUA) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama KONI Papua menggelar pertemuan membahas sosialisasi awal persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 dengan Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (11/9/2017) kemarin.

Hadir dalam acara ini Ketua Sub PB PON XX yang juga Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, Sekretaris KONI Papua yang juga Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadis Orda) Papua, Yusuf Yambeyabdi, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga dan Pembinaan Organisasi yang juga Ketua Panitia Pengarah dan Pengawas PB PON Papua, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, S.IP, M.Sc.

Turut juga dihadiri seluruh Kepala OPD di lingkup Pemkab Jayapura, pengurus KONI Kabupaten Jayapura dan unsur Forkompimda Kabupaten Jayapura.

Kepada wartawan usai kegiatan tersebut, Sekretaris KONI Papua, Yusuf Yambeyabdi mengatakan, pertemuan dengan Sub PB PON XX Kabupaten Jayapura ini merupakan bagian dari sosialisasi awal persiapan pelaksanaan PON XX tahun 2020.

Baca Juga :  Penentuan Persipura Jayapura Dalam Laga Tandang Hadapi Sriwijaya

“Ini adalah sosialisasi awal persiapan pelaksanaan PON XX, atau lebih kepada penjelasan awal tentang persiapan PON XX khususnya di Kabupaten Jayapura,” ungkap Yusuf Yambeyabdi yang juga Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provnsi Papua.

Pertemuan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk sosialisasi awal guna mengkonfirmasi persiapan pelaksanaan PON XX mengenai capaian-capaian dan juga progrees pembangunan venue PON, papar Yusuf Yambeyabdi.

Pihaknya juga telah melakukan banyak hal dan salah satunya dengan cara menyampaikan langsung ke Presiden RI Joko Widodo, sehingga Presiden mengeluarkan (menerbitkan) Instruksi Presiden (Inpres) tentang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada 2020 mendatang.

Sebelummya, Gubernur Papua didampingi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Yusuf Yambe Yabdi , di lokasi dimulainya pembangunan stadion utama di Kampung Harapan, sebelumnya.. (ISTIMEWA)

Selain itu, terkait dengan persiapan tekhnis, pihaknya sudah menyiapkan venue (sarana) PON XX tahun 2020.

“Karena hal itu penting, dan tidak mungkin PON dilaksanakan tanpa adanya penunjang venue, kemudian dibantu oleh KONI Pusat untuk menyiapkan cabang olahraga (Cabor) dan perangkat pertandingan, kata Yusuf.

Sosialisasi awal ini juga untuk menyampaikan kepada kepala-kepala daerah yang wilayahnya dijadikan sebagai tempat pelaksanaan PON XX seperti Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, Kabupaten Jayawijaya dan Kota Jayapura, agar koordinasi persiapan PON XX dapat berjalan lancar.

Baca Juga :  Stadion Papua Bangkit Akan Tampung 40 Ribu Penonton

Misalnya pada hari ini (kemarin), kita ada di Kabupaten Jayapura untuk sampaikan rencana kita yang ingin melaksanakan PON di wilayahnya pak Bupati Jayapura dengan cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan nanti, bebernya.

Ilustrasi Sejumlah Atlet Papua perahi prestasi emas di PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat . (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

Penyampaian langsung kepada pak Bupati Jayapura ini untuk kepastian mengenai persetujuannya. Sehingga bisa memberikan dukungan dalam mensukseskan pelaksanaan PON XX nanti,” kata Yusuf Yambeyabdi.

Untuk diketahui, setelah menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam rangka membahas sosialisasi awal persiapan pelaksanaan PON XX, Kepala Dinas Olahraga Papua Yusuf Yambeyabdi, Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi Olahraga dan Pembinaan Organisasi KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno, S.IP, M.Sc, dan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, langsung meninjau pembangunan venue PON Papua di Kampung Harapan. (Irfan /Koran Harian Pagi Papua)