Pustaka Digital Siap Hadir di Port Numbay Wujudkan Smart City

Kota Jayapura.
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Guna mencapai dan dan mewujudkan Kota Jayapura sebagai “Smart City” atau Kota Cerdas, berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Jayapura, salah satu yang tengah diupayakan saat ini adalah upaya menghadirkan Pustaka Digital (Padi) di Kota Jayapura.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah KotaJayapura, Amos Solossa mengatakan, Senin (11/9/2017), pengolahan perpustakaan berbasis digital atau perpustakaan online ini nantinya akan sangat membantu masyarakat, khususnya masyarakat pembaca untuk mengakses perpustakaan secara luas dan tanpa batas, untuk itu menghadiran Padi di Kota Jayapura merupakan salah satu upaya yang kini tengah dipersiapkan dan diharapkan dapat segera diluncurkan tahun 2018 mendatang.

“Kami melakukan komunikasi dengan Perpustakaan Nasional dan kami juga diharapkan dapat menjadi salah satu daerah yang memiliki perpustakaan digital,” kata Solossa.

Salosa menjelaskan, selain dapat diakses secara luas dan tanpa batas, dengan adanya Padi akan menambah sekaligus melengkapi perbendaharaan buku yang belum dimiliki di perpustakaan daerah Kota Jayapura.

Baca Juga :  Pemkot Ajak Semua Pihak Dukung Port Numbay Jadi Kota Layak Anak

“Untuk memenuhi kebutuhan buku yang tidak kita miliki, kita bisa langsung berkoneksi dengan Perpustakaan Nasional dan melalui Padi kita bisa lansung mendapat distribusi buku apa saja sesuai permintaan kita,” ujar Solossa menambahakan.

Selain itu dijelaskan, meski saat ini Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Jayapura telah memiliki kurang lebih lima unit sarver namun sarver tersebut belum bisa dipersiapkan dan difungsikan secara maksimal dikarenakan ketersediaan tenaga teknis yang terbatas di perpustakaan.

“Namun sedikit yang menjadi kendala disini ialah kendala pengadaan judul buku-buku digital yang dibutuhkan, ia menjelaskan harga judul buku yang dibandroll untuk Padi oleh Perpustakaan Nasinol itu berkisar hingga ratusan juta rupiah,” katanya.

Kota Jayapura. (Eveerth Joumilena/LintasPapua.com)

“Tenaga teknis kita di Perpustakaan sedikit terbatas, namun yang menjadi kendala kita disini ialah masalah anggaran untuk pembelian judul buku digital yang kita butuhkan, karena harganya mencapai 200 sampai 300 juta untuk 1000 judul buku,” katanya.

Untuk itu dalam rangka mendukung terwujudnya “Smart City”, Solossa berharap, program yang kini tengah dipersiapkan dinas ini juga dapat menjadi salah satu program yang nantinya akan mendapat perhatian serius serta kebijakan oleh Wali Kota Jayapura, DR, Benhur Tomi Mano, MM, (BTM) selaku Kepala Daerah, sehingga sesuai dengan apa yang diharpakan bahwa program Padi bisa terealisasikan di Tahun 2018 mendatang,” Pungkasnya. (rdf)