Pesparawi Kota Jayapura Menjuarai Kategori Paduan Suara Dewasa Pria

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Paduan Suara Kota Jayapura keluar sebagai pemenang Juara Satu dalam kategori Paduan Suara Dewasa Pria Yang berlangsung di Gedung Serba Guna Gereja Katolik, Rabu (13/9/2017).

Dengan juara satu Kategori Paduan Suara Dewasa Pria ini, Kota Jayapura mengalahkan beberapa Kabupaten yang merupakan saingan ketat dalam kompetisi tersebut.

Penampilan Padua Suara Dewasa Pria di ajang Pesta Paduan Suara Gerejawai (Pesparawi) se-Tanah Papua ke 12 Tahun 2017,Ting¬kat Provinsi Nasional yang ber¬langsung di KaimanaPapua Barat.

Tampil dengan busana berwarna perpaduan biru hitam,PSDP menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam olah vokal saat perlombaan yang ber¬lang¬sung Gedung Serba Guna Gereja Katolik Rabu (13/9).

Seluruh anggota kontingen Kota Jayapura yang berjumlah 164 orang serta puluhan pendukung lainnya yang hadir memenuhi Gedung Serba Guna Gereja Katolik Kaimana.

Penampilan PSDP Kota Jayapura disaksikan oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Ketua DPRD Papua Barat, Pangdam Papua Barat, Bupati dan Wakil Bupati Keerom,dan Ketua DPRD Keerom, Ketua LPPD Kota Jayapura sekaligus Ketua Kontingen Pespawari Kota Jayapura Yohanis Wemben.

Pengurus Pesparawi Kota Jayapura. (Istimewa)

Ketua LPPD sekaligus, Ketua Kontingen Kota Jayapura, Yohanis Wemben, SH,MH mengatakan Pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) merupakan salah satu bentuk kegiatan kerohanian yang sekaligus upaya untuk memperhatikan, menghargai dan mendorong serta mengembangkan seni dan budaya khususnya di bidang vokal dan musik yang bernafaskan keagamaan Kristen.

Baca Juga :  Bertemu PM Spanyol, Presiden Jokowi Harapkan Nilai Perdagangan antar Kedua Negara Dapat Ditingkatkan

Dikatakan, jadi kalau kita lihat penampilan dari Paduan Suara Dewasa Pria Kota Jayapura Provinsi Papua memang penampilannya bagus, tapi semua kembali pada penilaian dewan juri namanya lomba itu yang paling menentukan adalah Dewan Juri meskipun kita katakan bahwa kita menyanyi bagus tetapi semuanya itu ditentukan oleh Dewan Juri.

“Jadi kita lihat saja hasil akhir nanti saya percaya bahwa Dewan juri yang ada semua profesional dalam memberikan penilaian tidak ada yang ledinsius begitu tetapi semua berjalan dengan baik jadi kita harus memberikan apresiasi kepada dewan juri siapa pun itu juri dipilih untuk memang memberikan penilaian secara objektif ya,jadi bukan subjektif dia memberikan penilaian yang objektif kepada semua peserta,” ungkapnya.

Diakui, apapun hasilnya tetap akan menerima dengan penuh suka cita karena iven ini adalah pesta rohani,pesta paduan suara Gerejawi itu adalah merupakan pesta akbar dimana terhimpunnya semua GEREJA-GEREJA yang ada baik di Provinsi Papua maupun Papua Barat untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan.

Tim Pesparawi Kota Jayapura, saat tampil dalam lomba. (Istimewa)

“Intinya itu bagaimana kita memuji memuliakan nama Tuhan dengan baik yang kita harapkan seperti itu supaya ini bukan hanya sekedar lomba saja tetapi bagaimana pengembangan paduan suara itu dimasing-masing Gereja itu yang kita harapkan kedepan bukan hanya iven lomba saja kemudian kita tampil tidak tapi yang kita harapkan adalah bagaimana pengembangan nya sampai pada tingkat jemaat itu yang kita harapkan,” tandasnya.

Baca Juga :  Kadistrik Yokari Serahkan Dana ADD Rp. 230 Juta ke Endokisi

Dirinya berharap, paduan suara dewasa campuran itu juga akan tampil seperti paduan suara dewasa pria tadi ini yang kita harapkan menyampaikan kepada mereka dan juga ketika ibadah pelepasan yang dipimpin oleh Bapa Walikota tidak usah ada beban terhadap lomba ini, karena lomba ini adalah iven untuk kita mempunyai dan memuliakan nama Tuhan tidak ada pemikiran lain soal juara itu soal ke dua tapi bagaimana kita bisa bernyanyi intinya disitu.

Kota Jayapura juara 1 dengan total nilai 83,63 disusul Biak Numfor total nilai 83,22, dan Jaya Wijaya 82,28. (*)