Kejurda Karate Pangdam XVII Cenderawasih Dukung Kesiapan PON 2020

185
Kejuaraan Daerah (Kejurda), Karate memperebutkan piala bergilir Pangdam XVII/Cenderawasih resmi digelar, di Gedung Olahraga (GOR) Waringin Kotaraja, Kota Jayapura. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

Kejuaraan Daerah (Kejurda), Karate memperebutkan piala bergilir Pangdam XVII/Cenderawasih resmi digelar, di Gedung Olahraga (GOR) Waringin Kotaraja, Kota Jayapura. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kejuaraan Daerah (Kejurda), Karate memperebutkan piala bergilir Pangdam XVII/Cenderawasih resmi digelar, di Gedung Olahraga (GOR) Waringin Kotaraja Jayapura, Papua dibuka Pangdam XVII/Cenderawasih, yang diwakili Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Herman Asaribab, Kamis, (7/9/2017) kemarin.

“Kejuaraan ini merupakan suatu wadah kompetisi di Papua dan direncanakan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara terprogram sebaagai wujud pola pembinaan dalam menciptakan atlet-atlet karate yang berkualitas,” ungkap Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjend TNI Herman Asaribab, usai pembukaan kejurda tersebut.

Disampaikan, Kejurda tersebut juga bertujuan menjaring atlet-atlet yang akan diproyeksikan untuk mengikuti Pelatda persiapan Pra PON dan PON 2020.

“Besar harapan saya pada juara Karate sebagai semangat perjuangan bangsa dalam menjunjung tinggi sportivitas baik peserta penyelenggara pertandingan karate,” katanya saat membacakan amanat Pangdam XVII/Cenderawasih.

Suasana Latihan Para Atlet dari FORKI Kota Jayapura. (istimewa)

Kejuaraan Karate Pangdam Cup tahun 2017 mempertandingkan 5 Kelompok Umur yakni 14-15 tahun, Kelas Yunior Kumite (Umum) dan Kelima Senior Komite (TNI). Dengan jumlah keseluruhan peserta sebanyakn 296 orang terdiri dari 213 putra, 83 putri dan 21 kontingen peserta.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Kontingen atlet Karate Pangdam 2017 bgi peserta dari TNI adalah untuk menyambut HUT TNI ke 72 pada bulan Oktober dan bagi peserta masyarakat sipil adalah untuk menuju PON XX 2020 di Papua,”tutupnya. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)