Hari Kedua di Singapura, Presiden Jokowi dan PM Long Bahas Peningkatan Kerja Sama

SINGAPURA (LINTAS PAPUA) – Sejumlah agenda padat menanti Presiden Joko Widodo di hari kedua kunjungan kerjanya di Singapura, Kamis, 7 September 2017, Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan PM Singapura Lee Hsien Long.

Mengawali kegiatannya pada pagi hari, Presiden beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan menuju Singapore Botanical Garden.

Di tempat itu, Presiden akan melakukan jalan pagi bersama dengan PM Singapura. Selain itu, kedua pemimpin negara juga akan melakukan penanaman pohon bersama.

Adapun pohon yang ditanam adalah pohon Sunda Oak Mempening, Pasang Batu. Kegiatan di taman itu pun akan diakhiri dengan santap pagi bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan formal antara Presiden Jokowi dan rombongan dengan PM Singapura beserta delegasinya di Istana Kepresidenan Singapura.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, saat berikan keterangan pers. (Istimewa)

Sejumlah nota kesepahaman antara lain di bidang manajemen penanganan bencana dan bidang pendidikan juga akan ditandatangani. Pertemuan tersebut kemudian akan diakhiri jamuan santap siang bersama.

“Setidaknya ada empat isu yang akan dibahas, yaitu investasi, pariwisata, energi dan digital ekonomi,” kata Menlu Retno Marsudi semalam.

Baca Juga :  Pentingnya Peranan Swasta di Proyek Infrastruktur Tanah Air

Siang harinya, Presiden dan Ibu Negara akan menuju area _Marina Bay Cruise Center_ untuk menyaksikan pertunjukan Joint Fly-Past antara TNI dengan Singapore Air Force. Setelahnya Presiden akan menghadiri _Singapore-Indonesia Business Investment Forum_ di lokasi yang sama.

“Akan ada acara _joint fly-past._ Ini adalah acara yang sangat khusus karena Indonesia-Singapura memperingati 50 tahun hubungan bilateral kedua negara.
Jadi acara ini sengaja diadakan untuk memperingati 50 tahun hubungan bilateral kedua negara,” kata Menlu Retno Marsudi.

Sebelum kembali ke Tanah Air pada sore harinya, Presiden Jokowi juga akan melakukan pertemuan one-on-one dengan CEO perusahaan terkemuka. (*)