Penyerapan APBD Asmat Capai 55 Persen

0
1
Bupati Elisa Kambu saat menyampaikan pesan kepada OPD Asmat dan rekanan agar proyek dilaksanakan baik dan penyerapan APBD juga optimal. (Eman)

Bupati Elisa Kambu saat menyampaikan pesan kepada OPD Asmat dan rekanan agar proyek dilaksanakan baik dan penyerapan APBD juga optimal. (Eman)
ASMAT (LINTAS PAPUA) — Memasuki semester kedua tahun ini, penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asmat tahun 2017 mencapai 55 persen lebih. Pemerintah setempat terus mendorong realisasi penyerapan anggaran.

“Sekarang kita sudah ada di Bulan September, masuk triwulan kedua atau semester terakhir. Penyerapan anggaran kita sudah mencapai 55 persen, dan ini akan naik terus,” kata Bupati Asmat, Elisa Kambu S.Sos, Rabu (6/9/2017).

Menurut bupati, ia bersama Wakilnya, Thomas Eppe Safanpo terus mendorong penyerapan anggaran tahun ini. Pihaknya juga telah melaksanakan rapat koordinasi dengan segenap pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta rekanan (kontraktor) untuk mempercepat penyerapan anggaran.

“Tadi saya rapat koordinasi dengan kepala OPD dan rekanan untuk memastikan semua proses belanja tahun ini sudah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme. Untuk memastikan kontrak pelelangan, pemenang tender dan sebagainya,” kata Elisa.

Kambu mengatakan, ia telah meminta para rekanan dan OPD agar mempercepat penyelesaian pekerjaan belanja tahun ini. Karena hal tersebut erat kaitannya dengan penyerapan anggaran. Jika pekerjaan fisik tidak terealisasi dengan baik, tentu akan berpengaruh terhadap penyerapan APBD.

“Saya tegaskan agar pekerjaan belanja tahun ini harus selesai tahun ini juga dengan syarat tidak mengabaikan kualitas. Mereka harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan itu sesuai dengan kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak,” terang Elisa.

Dengan waktu yang tersisa kurang lebih tiga bulan akhir tahun anggaran, Bupati Elisa Kambu optimis penyerapan anggaran tahun 2017 bisa mencapai 85-90 persen. “Saya sangat optimis melihat semangat rekanan, sehingga dengan waktu yang ada ini saya rasa bisa,” katanya.

Bupati Elisa Kambu menambahkan, umumnya sebagian besar program dan kegiatan sudah berjalan. Terutama untuk proyek-proyek dengan nilai anggaran yang besar, seperti jalan komposit, pembangunan landasan pacu Bandar Udara Ewer dan sebagainya.
“Tinggal proses penyelesaian administrasinya saja. Saya percaya paling tidak 85-90 persen bisa terealisasi di akhir tahun. Kalau 100 persen lebih baik lagi,” tandasnya. ((Erib / Koran Harian Pagi Papua))