Diskominfo Mulai Garap Blue Print TIK PON 2020

0
31
Kepala Diskominfo Papua, Kansiana Salle, saat diwawancara. (Erwin)

Kepala Diskominfo Papua, Kansiana Salle, saat diwawancara. (Erwin)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua telah meminta pihak terkait untuk segera memulai pekerjaan penyusunan blue print Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

Kepala Diskominfo Papua Kansiana Salle mengatakan, pihaknya sudah menandatangani kontrak pekerjaan penyusunan blue print TIK PON XX 2020. Sehingga diharapkan sebelum akhir tahun, pekerjaan itu sudah bisa rampung.
Hal ini disampaikan Kansiana Salle, kepada pers di Jayapura, akhir pekan kemarin.

Dia mengatakan blue print TIK yang dibuat akan meliputi keseluruhan pelaksanaan kegiatan olahraga, manajemen pelaksanaan sampai kepada sumber daya manusia (SDM) yang akan menangani cabang olahraga.

Dilain pihak, blue print TIK ini akan mengacu pada hasil studi Diskominfo bersama Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Detik) Papua, saat perhelatan PON XIX di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

“Kita sudah ada draft road map atau rencana kerja terperinci TIK PON 2020. Sehingga sekarang ini kita sedang upayakan membuat buat blue print yang diharapkan rampung secepatnya. Supaya nantinya kita bisa segera memulai pekerjaan besar untuk mendukung PON di Papua,” ucap dia.

Pada kesempatan itu, Kansiana memuji manajemen TIK PON XIX Bandung yang dinilai berhasil meminimalisasi tingkat kesalahan dalam penyediaan maupun penyebaran informasi dan komunikasi, selama even empat tahunan itu berlangsung.
Selain keakuratan, tingkat kecepatan penyampaian informasinya pun terlihat sangat unggul dibanding penyelenggaraan TIK PON sebelumnya, seperti di Riau dan Samarinda.

Ilustrasi Sejumlah Atlet Papua perahi prestasi emas di PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat . (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

“Karena itu, kita sangat antusias dan ingin sekali supaya penyelenggaraan TIK PON 2020 di Papua, tak kalah dengan Bandung. Kalau bisa, kita lebih unggul namun ini memerlukan kerja keras semua pihak terkait untuk dapat mewujudkannya,” harap dia.

Ditanya apakah Dinas Kominfo Papua berniat menggandeng atau mendatangkan tim ahli maupun pihak terkait yang menyelenggarakan TIK Bandung, Ia mengaku masih akan mengkomunikasikannya bersama pihak terkait. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)