BKKBN Papua Tidak Membatasi Program 10 Anak

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) Provinsi Papua, Sarles Brabar SE, M.Si. (Fransisca/LintasPapua.com)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) Provinsi Papua, Sarles Brabar SE, M.Si., mengatakan , bahwa pihaknya tidak membatasi program 10 anak asli Papua dalam sebuah kelahiran, akan tetapi penting untuk melakukan penguatan bagi keluarga dari sisi kesehatan ibu dan anak.

“Kebanyakan pemikiran masyarakat mengenai program KB, hanya mengenai program orde lama yaitu pembatasan jumlah anak, hanya dua anak setiap keluarga, dan pemahaman tugas BKKBN dahulu mengenai penyuluhan serta pembagian kontrasepsi gratis, jadi bukan hanya seperti ini saja,” ujar Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) Provinsi Papua, Sarles Brabar SE, M.Si., kepada media di kantornya, Selasa (5/9/2017).

Dikatakan, bahwa dalam perkembangannya BKKBN saat ini mempunyai tujuan keluarga berencana adalah program penguatan sebuah keluarga, bagaimana kita bisa memperkuat perilaku hidup sehat dan kita harus memproteksi anak – anak yang lahir menjadi generasi emas yang hidup lebih baik.

“Mengapa kita di Papua juga harus mengikuti program keluarga berencana untuk sehat, ibu sehat, anak sehat, mewujudkan keluarga sehat, menguatkan mama – mama usia produktivitasnya bisa panjang, kesakitan nya tidak terjadi.intinya BKKBN siap memberikan informasi mengenai pendidikan, kesehatan, mengajak penduduk lebih sejahtera dan menyampaikan informasi penting berguna bagi keluarga Indonesia.” Tutur Pria asal Biak ini.

Ilustrasi anak –
anak usia dini di Kabupaten Puncak , pentingnya pelayanan pemerintah, melihat masa depan anak – anak asli Papua.(LintasPapua.com)

Dijelaskan, bahwa Manfaat BKKN mempunyai program bina keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga lansia, kampung KB, bagaimana kita memotivasi, agar anak kita siapkan generasi papua termasuk ada informasi berperan dalam asupan makanan tahapan, memiliki keluarga berkualitas.

Baca Juga :  Kementerian PUPR Anggarkan 2,23 Triliun Dukung Pembangunan di Papua Barat

Ketika LintasPapua.com menanyakan apakah BKKBN Mendukung Program 10 anak bagi Orang Papua, Dirinya menjawab bahwa BKKBN mendukung program mau punya sepuluh, mau punya enam, mau punya tujuh, BKKBN tidak membatasi silahkan.

“Karena yang penting bagi BKKBN bagaimana melakukan penguatan kesehatan bagi semua keluarga dan jika kesepuluh anak ini sehat sehat, pendidikanya baik, moralnya baik, orang tuanya bisa menyekolahkan hingga memiliki posisi yang baik, semua tidak jadi masalah, itu akan menjadi berkah. BKKBN siap membantu mempersiapkan generasi unggul.,” tuturnya menjelaskan. (Fransisca /LintasPapua.com)