300 Karateka Papua Siap Perebutkan Piala Pangdam XVII Cenderawasih

0
78
Suasana Latihan Para Atlet dari FORKI Kota Jayapura. (istimewa)

Ilustrasi Gedung Olahraga Waringin Kotaraja, tampak Sekda Papua saat membuka Kejurda Karate Piala Gubernur ke II, di Gor Waringin Kamis (3/8/2017) sebelumnya.. (Geis Muguri/ Koran Harian Pagi Papua)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Sebanyak 300 karateka akan merebut piala bergilir Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, di Gor Waringin Kotaraja Jayapura, 7 – 9 September 2017.

Komandan Resort Militer 172/PWY, Kolonel Inf. Boni Christian Pardede, mengatakan, sangat Apresiasi dengan kegiatan diikuti oleh seluruh kontingen dari Papua dan Papua Barat, kedepan akan menjadi agenda tetap KONI dan Forki Provinsi Papua.

“Saya sangat apresiasi dengn kegiatan ini, kedepan akan menjadi agenda tetap KONI dan Forki Provinsi Papua semoga tidak akan hilang kegiatan ini, saya akan teruskan, walaupun saya uda pindah tentu saya akan ingatkan terus untuk pengganti saya agar piala bergilir terus berajalan, terserah Forki mau 2 tahun sekali atau setahun sekali,” Jelas Danrem 172/PWY Kolonel Inf. Boni Christian Pardede, saat memberikan arahan kepada peserta tehcnikal meeting, digedung serba guna makorem 172/PWY, Rabu (6/9/2017).

Menurut Pardede, dalam pelaksanaan Kejuaraan Karate Piala Pangdam XVII/Cenderawasih tahun 2017, seluruh peserta harus memperhatikan fair play sehingga jiwa sportifitas dalam bertanding bisa di miliki semua karateka.

Suasana Latihan Para Atlet dari FORKI Kota Jayapura. (istimewa)

“Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian bagi perwakilan, tentunya karna yang bertanding adalah atlit, dijiwa atlit ada sportifitas itu sudah pasti, artinya sportifitas itu adalah bertanding secara fair, bukan bertanding dengan mengedepankan emosi, tapi menggunakan tehnik dan sebagainya,” ucapnya.

Ditambahkan, selama pertandingan bergulir terdapat kekeliruan dalam pengambilan keputusan, silakan mempertanyakan kebidang perwasitan secara baik dan santun, sehingga seluruh peserta bisa merasakan suasana yang kekeluargaan dan harmonis didalam ivent ini.

“Jika ada permasalahan dalam wasit dan sebagaianya silakan ke perasitan, saya inginkan didalam pertandingan nanti susananya harus senang dan tertawa, kedua susana yang nyaman dan aman. Saya tidak mau nanti diantara atlit ada gotok gotokan, “ tambahnya.

Dalam pelaksanaan kejuaraan ini, akan melibatkan kemanan sehingga semua bisa berjalan sesuai jadwal yang ditentukan panitia pertandingan.

“Artinya dalam kejuaraan ini, jangan sampe kegiatan dicederai oleh hal-hal yang tidak inginkan saya sudah menyiapkan beberapa rekan akan mengamankan jika terjadi hal yang tidak diinginkan tentunya penyelesaianya akan dibicarakan lebih lanjut sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, “ Jelasnya.

Danrem mengharapkan Setelah kejuaraan ini, great kejuaraan ini bisa dinaikan, artinya akan dijadikan standar yang sama dengan kejurda.

“ Ini bukan iven yang biasa biasa saja dan saya sudah jelaskan ini adalah ivent daerah tetapi rasanya seperti nasional, tutupnya.

Sementara itu, Kasiterrem 172/PWY Mayor. Inf. J. Daniel P. Manalu, Sh, M.I.Pol, Selaku Kordinator bidang pertandingan, mengatakan, bahwa kejuaraan yang akan bergulir selama 3 hari ini, akan dibuka secara oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit.
“Serta di ikuti sebanyak 21 kontingen dari seluruh Dojo Papua dan Papua Barat yang akan mengikuti sebanyak 42 kelas KATA perorangan, beregu, dan kumite perorangan dan beregu, kategori kadet, junior under 21 dan senior,” ungkapnya mengakhiri pembicaraan. (*)