DPR Papua Kembali Dorong Pembangunan Smelter di Timika

0
5
Aktivitas Penambangan PT. Freeport Indonesia. (http://ptfi.co.id/id)

http://ptfi.co.id/id
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Komisi III DPR Papua kembali mendorong agar pembangunan Smelter dapat dilakukan di Timika, Papua.

“Hal ini, karena dalam salah satu poin kesepakatan tersebut antara Pemerintah dan Freeport, yakni PT FI harus membangun smelter dalam kurun waktu 5 tahun,” ujar Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus Bolly, SE, MM., kepada Harian Pagi Papua, Rabu (30/8/2017)

Dikatakan, bahwa Paling tidak, secara bertahap pada skala pemurnian tertentu dapat dilakukan di Timika.

“Dan selebihnya misalnya dilakukan di smelter yg sdh ada, ataupun yg akan dibangun di Gresik sebagamina yang pernah diberitakan,” jelasnya.
.

Aktivitas Karyawan PT Freeport. (http://ptfi.co.id/id)

Sebelunya, mengutip keterangan Menkeu Sri Mulyani bhw terkait penerimaan negara dari PT. Freeport Indonesia yang dipastikan ada perbaikan, dibanding saat masih menggunakan rezim Kontrak Karya, dimana penerimaan negara tersebut berasal dari komposisi pajak Pemerintah Pusat, bea cukai, pajak Pemerintah Daerah & royalti sesuai UU Minerba.

“Maka kami berharap agar sekarang dan nantinya PT. Freeport benar – benar konsisten untuk melaksanakan kewajiban pajak daerah tersebut kepada Pemerintah dan Masyarakat Papua,” jelasnya.

Ketua Komisi III DPR Papua, Carolus Bolly, SE, MM., saat diwawancara. (istimewa)

Pihaknya meminta, agar tunggakan dan denda Pajak Air Permukaan sebagai kewajiban yang harus dibayar oleh PT FI, sebagaimana telah kami release beberapa waktu lalu, dapat segera dilunasi oleh PT FI kepada Pemrov Papua.

“Agar nantinya ketika IUPK y ang baru tersebut dilaksanakan, kita sudah mulai dengan perhitungan pajak yang baru, tanpa terganggu lagi dengan tunggakan2 pajak mereka seperti PAP tersebut,” sarannya. (Eveerth Joumilena)