Tiga Pilar Penting Dukung Prestasi Atlet PON XX 2020 di Papua

Yusuf Yambe Yabdi bersama pengurus KONI saat melihat perkembangan venus. (Geis Muguri)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) Papua, Yusuf Yambe Yabdi mengatakan, di dalam menyiapkan atlet prestasi untuk PON 2020 ada tiga pilar penting. yang pertama di dalam dinas Pendidikan (O2SN) dan pekan olahraga Mahasiswa. kemudian dibawa Dinas olahraga yaitu Pusat Pendidikan Pelajar (PPLP) dan ketika Pekan Olahraga Nasional (POPNAS).

“Kemudian yang dibawah anggota KONI yaitu cabang-cabang olahraga yaitu kejurnas junior dari masing-masing cabang olahraga, atau Kejuaraan Nasional (Kejurnas) senior. Jadi tiga potensi ini yang menjadi bibit unggul untuk menjadi sumber unggulan untuk persiapan PON 2020,” ujar Yusuf Yambe Yabdi, di Jayapura, Sabtu (26/8/2017).

Ia mengatakan, makanya dari Dinas Olahraga dan Pemuda mengoptimalkan Kejurnas PPLP dan Popnas untuk mendapatkan hasil atlet proyeksi PON,” Jadi kita lakukan rapat monitoring persiapan Popnas di Semarang. kita lakukan dan banyak masukan dari masing-masing pelatih tentang persiapan baik secara teknis maupun non teknis yang harus menjadi kerja sama kita bersama,” katanya.

Ilustrasi Sejumlah Atlet Papua perahi prestasi emas di PON XIX 2016 lalu di Jawa Barat . (Eveerth Joumilena /LintasPapua.com)

Disinggung terkait target, Yusuf mengatakan belum ada pembicaraan mengenai target. katanya rencana di awal September nanti, baru pelatih sudah bisa memasukKan target,” Jadi yang menyampaikan target itu di awal september, sekarang mereka baru tahap perkondisian,” ungkapnya.

Yusuf mengatakan, akan berbicara dengan tim teknis yang dibentuk bersama SK kepala dinas olahraga yaitu terdiri dari unsur universitas dan unsur KONI serta unsur profesional untuk mendampingi penyiapan prestasi untuk Popnas Semarang.

“Mengenai persiapan PON, satu hal yang kita lakukan adalah optimalisasi dari Inpres. jadi secara rapat terbatas, Presiden sudah sampaikan untuk ada impres percepatan pembangunan infrastruktur PON, melalui kementerian teknis di tunjuk oleh Presiden melalui Inpres. Tapi secara tertulis itu yang kita bahas sampai terakhir hari selasa,” ucapnya.

Ia menambahkan, sudah dibahas harmonisasi antara kementerian lembaga yang terlibat didalam optimalisasi persiapan PON 20 tahun 2020 di Papua. katanya disana ada kementerian – kementerian seperti kementerian BUMN.

tim technical delegate Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Eddiyanto Sabarudin ketika meninjau langsung dari dekat, GOR milik pemerintah Kota Jayapura itu, Senin (21/8/2017) kemarin.. (Geis Muguri)

“Yang kita lakukan harmonisasi adalah kebijakan penggunaan kapal milik PT. Pelni untuk percepatan distribusi logistik karena akan ada pembangunan lima venus dari sumber pembiayaan APBN, ini juga butuh logistik yang cepat untuk pembangunan yang cepat,” tuturnya.

Dirinya menuturkan, sementara untuk kementerian PU meminta untuk menentukan lokasi venus dimana. katanya ini yang diminta dua kementrian yang butuh penyempurnaan sama penambahan akomodasi dalam konteks penyediaan dusun dalam kementerian PU.

“Itu yang kita harmonisasikan di dalam penyempurnaan isi impres dengan kementrian lembaga kemarin sama tanggung jawab apa yang kita berikan kepada TNI Polri diluar tanggung jawab sebagai keamanan,” kata Yusuf. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...