Bupati Kunjungi Lokasi Kebakaran di Jalan Sentani Depapre

112
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si. (Irfan/HPP))

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si. (Irfan)
SENTANI (LINTAS PAPUA)- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran di Jalan Raya Sentani-Depapre, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (22/8/2017) kemarin.

Selain meninjau lokasi, politisi asal NasDem itu didampingi Sekda Kabupaten Jayapura, Drs. Yerry F. Dien, M.Si, bersama sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemkab Jayapura berbincang-bincang dengan para korban kebakaran.

Kunjungan saya untuk berbelasungkawa dan melihat kondisi sisa kebakaran, juga melihat kondisi terkini dari korban pasca musibah kebakaran tersebut, ujar Bupati Mathius di lokasi.

Ini pelajaran terutama untuk semua kita yang membangun rumah atau fasilitas bahwa Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) itu pertama yang sangat penting. Supaya semua bangunan itu memperhatikan yang menjadi ketentuan-ketentuan yang ada disitu, tambahnya.

Selain itu, Bupati Mathius juga mengatakan, kemudian dari fasilitas pendukung dari perumahan tersebut, seperti aliran litrik harus hati-hati dalam pemasangannya dan harus menggunakan tenaga konsultan agar bisa memberikan arahan yang baik.

“Supaya keselamatan dan keamanan dari tempat tinggal ini bisa terjamin. Saya pikir itu penting untuk seluruh masyarakat, kalau namanya musibah memang kita susah untuk menghindarinya. Kapan musibah terjadi, itu juga susah kita prediksi,” katanya.

Menurut Bupati Mathius, dari pembicaraan beberapa orang ketika pihaknya melakukan kunjungan bahwa saat musibah kebakaran terjadi ini, lampu atau aliran listrik dari PLN itu sedang padam.

Tapi, kita belum tahu nanti akan ada olah TKP dari pihak Kepolisian, baru kita tahu persis apa penyebabnya. Kita dari Pemerintah Kabupaten Jayapura hanya turut prihatin dengan adanya musibah ini.

“Pemerintah daerah akan memberikan respon untuk mereka yang mengalami musibah ini, namun setelah olah TKP dari pihak Kepolisian,” tuturnya. (Irf /Koran Harian Pagi Papua)