Walau Kepemimpinan Wasit Aneh, Persipura Mampu Curi Satu Poin di Samarinda

0
2
Pelatih Persipura, Wanderley Machoda da Silva Junior, saat menggelar jumpa pers usai pertandingan. (Foto /Media Officer Persipura, Bento Madubun)

Pelatih Persipura, Wanderley Machoda da Silva Junior, saat menggelar jumpa pers usai pertandingan. (Foto /Media Officer Persipura, Bento Madubun)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Persipura Jayapura akhirnya sukses mendulang satu poin pada laga pekan ke-20, saat mereka menghadapi Pusamania Borneo FC dengan skor akhir 1-1 pada pertandingan yan berlangsung di Stadion Segiri Samarinda Senin (21/8/2017).

Target tim Persipura yang ingin mendapatkan poin dilaga tersebut berhasil, gol tim Persipura diciptakan lewat heading Imanuel Wanggai menit 71, sebelum disamakan tuan rumah Pusamania Borneo FC lewat tendangan adu pinalti yang dilesakan pemain bertahan Pusamania Borneo FC Flavio menit 81.

Pelatih Persipura, Wanderley Machoda da Silva Junior mengatakan, kita main dengan kekuatan dan semangat yang diberikan oleh Tuhan kepada tim kita.

“Kami bersyukur bisa dapatkan satu poin penting di sini, ini menjadi modal kkita untuk menghadapi Persib Bandung di Jayapura tanggal 28 nanti,” Kata Wanderley Junior usai timnya bertanding Senin (21/8/2017).

Beberapa pemain yang tidak bisa tampil tidak pengaruh, karena kita adalah tim, dengan kekompakan kami bisa bermain bagus, dengan dukungan dari semua pemain, baik yang diturunkan atau yang bermain semua salin kompak.

“Terimkasih kepada semua, pecinta Persipura dan masyarakat Papua, yang sudah mendukung tim ini dengan doa. Karena doa adalah kekuatan besar bagi tim ini, tim hari ini sudah bermain sangat luar biasa. Saya berterimaksih kepada semua pemain kita,” ungkapnya.

Tim akan dipersiapakan untuk pertandingan selanjutnya, dengan modal poin ini sudah tentu akan menambah semangat anak-anak untuk tetap tampil konsisten apalagi, pemain-pemain seperti Ian Louis Kabes dan Boaz Solossa sudah bisa bermain.

“Puji Tuhan kita bisa ambil poin dari pertandingan tadi. Pertandingan tadi sangat menarik karena kedua tim sama-sama mau menangkan pertandingan. Kita sudah berusaha dengan baik kita kendalikan pertandingan tetapi wasit (Yenni Krisdianto), merusak pertandingan dengan keputusan-keputuasn aneh,” ungkapnya.

Lanjut Wanderley ada gol kita yang dianulir wasit, ada pelanggaran yang dibiarkan, free kick yang aneh dan pinalti yang menurut kami aneh. Kita sebenarnya dukung wasit lokal tetapi mereka sendiri yang menunjukan kinerja buruk. Tapi apapun itu kita tetap bersyukur kepada Tuhan atas hasil ini.

Sementara itu pemain Persipura Ronny Beroperay mengatakan, secara keseluruhan bersyukur kepada Tuhan atas hasil ini. “kita sudah berusaha dan bermain dengan bik dipertandingan tadi. Yang saya sayangkan adalah wasit menuduh saya masukan kaki ke pemain lawan yang jatuh di kotak pinalti, padahal saya tidak menyentuh dia, tidak ada body contact dengan pemain itu jadi saya juga heran, kemudian free kick yang didapat lawan, wasit suruh kita pagar jarak 12 langkah, setelah Imanuel Wanggai mengukur ulang dengan ternyata sangat jauh dan minta kita pagar diposisi yang di ukur Imanuel Wanggai, ini kan aneh, apa maksudnya? Tapi kita lupakan itu dan fokus ke pertandingan berikut.

Dengan hasil ini, Persipura sudah mengantongi poin 38 beda tiga poin dengan selisih yang sangat pendek, hanya 3 poin sudah tentu pertandingan akan semakin seru diajang Liga 1 Gojek Traveloka 2017. Persipura akan kembali untuk melakoni laga kandangnya, dimana menghadapi Persib Bandung tanggal 28 Agustus, serta akan menjamu Semen Padang tanggal 4 September nanti setelah sebelumnya jadwal yang sesuai rencana tanggal 18 Agustus.

Media Officer Persipura, Bento Madubun mewakili manajemen Persipura Jayapura, mengatakan, pihaknya akan pelajari video pertandingan tadi.

“Apabila berdasarkan rekaman ada hal-hal yang tidak sesuai, maka sudah pasti akan kami laporkan ke komisi disiplin PSSI,” katanya.

Pada kesempatan ini juga Manajemen Persipura menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya rekan kerja kami yaitu salah seoarang staf Persipura Jayapura, Pak Vicktor Tappi, kami berdoa Tuhan berikan tempat terbaik bagi Pak Vicktor, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan penghiburan, kekuatan dan ketabahan. (Geis Muguri /Koran Harian Pagi Papua)